Kemendikbud Siapkan Ruang Kelas Bebas Asap Daerah Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 18 September 2019 02:34 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kemendikbud Siapkan Ruang Kelas Bebas Asap Daerah Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan Pandangan Udara Karhutla di Riau. ©2019 BNPB/Istimewa

Merdeka.com - Kemendikbud akan menyiapkan ruang kelas bebas asap bagi sekolah di daerah terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun opsi itu setelah memperhitungkan waktu dampak kabut asap tersebut.

"Kalau memang lama kita akan melihat kondisinya, nanti akan saya segera rapatkan kemungkinan untuk menyiapkan ruang belajar bebas asap," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ketika ditemui awak media di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9).

Menurut Muhadjir, persiapan ruang kelas itu akan menggunakan teknologi sederhana yang sudah digunakan sebelumnya saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi pada 2015.

Teknologi itu merupakan hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan tidak memerlukan waktu lama untuk menyiapkannya, hanya sekitar dua hingga tiga hari.

Pemberlakuan kebijakan itu sendiri akan mempertimbangkan seberapa lama kabut asap akibat Karhutla akan terjadi. Menurut dia, jika kabut asap yang terjadi hanya sepekan rencana itu tidak akan dilaksanakan.

Dia menambahkan, ruang kelas bebas asap akan menggunakan penyaring di jendela serta ruangan belajar akan dipasang kipas exhaust untuk mengatur sirkulasi udara.

Rencananya di dalam ruangan kelas bebas asap ditempatkan akuarium untuk menjaga kelembaban dan untuk menjaga agar pergantian produksi oksigen berjalan dengan baik. Selain itu, bisa juga ditaruh tanaman-tanaman interior yang bisa memproduksi oksigen di ruang kelas.

"Terutama yang akan kita prioritaskan mungkin adalah SMK karena butuh ruang praktik yang tidak mungkin di rumah," kata dia, seperti dilansir Antara.

Akibat kabut asap Karhutla yang pekat, beberapa sekolah di area terdampak di Kalimantan dan Sumatera telah meliburkan siswanya karena kepekatan asap yang tidak menyehatkan. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini