Kemendikbud akui salah cetak buku IPS yang sebut Yerusalem ibu kota Israel
Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengakui kesalahan atas penerbitan buku kelas VI Sekolah Dasar (SD) yang tertulis ibu kota dari Israel adalah Yerussalem.
"Untuk buku IPS yang kemarin jadi masalah itu pertama memang ada kesalahan atau kekhilafan di pihak Kemendikbud, terutama yaitu Buku Sekolah Elektronik (BSE). Nah yang ini kesalahan itu terjadi oleh Kemendikbud karena memang ada salah satu buku yang sudah diupload ternyata salah tadi itu Ibu kota Israel di Yerussalem," ujar Muhadjir di Gedung A Kemendikbud, Jakarta Selatan, Selasa (19/12).
Menurutnya, buku yang sudah salah tersebut tak perlu ditarik namun sudah direvisi. Karena memang buku tersebut hanya cukup diralat saja di website mereka dan setelah itu langsung diedarkan kembali.
"Buku yang terbit bersumber dari Dikbud ini tidak harus ditarik, karena cukup diralat dan kami juga sudah menarik ini yang ada di website kita kemudian sudah kita munculkan lagi dan kita revisi yang kesalahan itu," ujarnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya telah memberikan sanksi secara lisan terhadap penerbit maupun peniliti buku yang siap diedarkan oleh Kemendikbud. "Sanksi itu ditegur secara lisan, tertulis, kalau misalkan itu diblacklist itu penerbit," tandasnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya