Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kekeringan, 8.173 Hektar Lahan Padi di Banten Gagal Panen

Kekeringan, 8.173 Hektar Lahan Padi di Banten Gagal Panen Ilustrasi kekeringan. ©2012 Shutterstock/Leigh Prather

Merdeka.com - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten menyebutkan selama musim kemarau tercatat seluas 8.173 hektare lahan padi mengalami gagal panen akibat kekeringan.

"Angka puso sampai 8 ribu lebih di Banten per September 2019," kata Kadistanak Provinsi Banten Agus M. Tauhid, Senin (30/9).

Menurutnya, sebaran tanaman padi gagal panen yang paling banyak terjadi di wilayah Banten Selatan Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

"Hampir semua di Pandeglang, Lebak Tangerang dan Kabupaten Serang. Paling parah Pandeglang Selatan," ujarnya.

Agus mengatakan, musim tanam di Banten akan terjadi pada bulan November mendatang. Berdasarkan imbauan BMKG, musim kemarau akan terus berlangsung hingga pada 20 Oktober mendatang.

"Musim tanam dimulai November dan saat ini sudah mulai pemulihan namun melihat fenomena alam tertanda mulai hujan," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP