Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus penjarahan toko pakaian di Depok, polisi tetapkan 15 tersangka

Kasus penjarahan toko pakaian di Depok, polisi tetapkan 15 tersangka Remaja pelaku penjarahan toko di Depok ditangkap. ©2017 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Kasus penjarahan toko baju di Depok terus mengalami perkembangan. Setiap hari polisi menangkap beberapa orang pelaku yang terlibat langsung penjarahan dan perampasan.

Hingga saat ini tercatat ada 15 tersangka yang sudah diamankan. Mereka adalah AB (18), EAF (18), AP (20), AG (16), F (17), BL (16), YV (17), MP (18), DM (18), RA (18), WL, AL, HB dan M. Dari 15 tersangka, lebih dari separuhnya adalah anak di bawah umur. Terdiri dari tujuh orang dewasa dan delapan anak-anak.

Bahkan di antara mereka ada yang masih berstatus pelajar. Tersangka berasal dari keluarga tidak harmonis (broken home).

"Total hingga saat ini ada 15 tersangka yang sudah ditetapkan. Kami masih terus meminta keterangan mereka untuk mengejar yang lain," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, Kamis (28/12).

Ke-15 tersangka yang diamankan itu terbukti terlibat penjarahan di Toko Fernando. Bahkan beberapa di antaranya juga terlibat perampasan di tempat lain. Seperti geng Jembatan Mampang diketahui sudah lima kali beraksi. Sedangkan geng Rawamaya Beji Rasta (RBR) diketahui hanya terlibat di penjarahan toko baju.

Saat ini sudah ada dua geng motor yang diamankan yaitu Jepang dan RBR. "Ketua geng juga sudah diamankan yaitu Habibi dan Bogel (RBR)," tukasnya.

Saat ini pihaknya tengah fokus mencari tersangka lain yang masih buron. Mereka diduga bersembunyi berpindah tempat. "Kami masih kejar para tersangka ini," paparnya.

Berikut cacatan kejahatan geng motor Jepang yang dilakukan sepekan berturut-turut.

1. Pemerasan terehadap pengendara motor2. Penjarahan warung tegal yang operasi 24jam dan perampasan pengunjung yang sedang makan3. Perampasan di warung kopi. Geng ini merampas ponsel penjual kopi4. Melakukan konvoi dan ditengah jalan menghadang warga untuk diminta menyerahkan uang5. Memeras tukang nasi goreng dengan meminta hape dan uang hasil jualan. Mereka juga menggasak tabung gas milik penjual.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP