Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus film porno di videotron, Anies tak mau salahkan Ahok

Kasus film porno di videotron, Anies tak mau salahkan Ahok Anies Baswedan. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak mengaitkan kejadian penayangan konten dewasa melalui videotron di Jalan Iskandarsyah, Jakarta Selatan, dengan kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia pun enggan menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kasus tersebut.

Menurutnya, penayangan video yang mengandung unsur pornografi itu merupakan peristiwa yang dapat terjadi dimana saja akibat ulah peretas (hacker), sehingga jangan dihubung-hubungkan dengan kampanye atau upaya menyerang Ahok yang juga akan maju dalam Pilkada DKI.

"Saya tidak setuju mengaitkan (kasus) videotron ini dengan (pencalonan) Pak Basuki maupun pilkada," ujar Anies seperti dilansir Antara, Sabtu (1/10).

Masalah penayangan konten dewasa dalam ruang publik itu dinilai sebagai peristiwa mikro yang penanganannya harus dilakukan di level paling rendah yaitu manajemen. Anies mengaku siap membela Ahok jika dituding sebagai pihak yang bersalah atas kasus yang menghebohkan tidak hanya publik nasional tetapi juga dunia.

"Pak Basuki tidak ada urusan dengan kejadian ini, jangan dikaitkan dan disalahkan. Dalam hal ini saya ikut membela Pak Basuki," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Ke depannya, Anies berharap keamanan dan pengawasan videotron di ibu kota lebih ditingkatkan, serta memastikan ada mekanisme pelaporan yang cepat sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP