Better experience in portrait mode.
Kasad Jenderal Maruli soal Kasus Perselingkuhan Lettu Agam: Sudah Ada Progres

Kasad Jenderal Maruli Buka Suara Soal Kasus Perselingkuhan Lettu Agam

Kasad Jenderal Maruli mengungkapkan bahwa kasus perselingkuhan Lettu Agam sedang ditangani di pengadilan militer.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa penanganan perkara Lettu Agam berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Anandira Puspita, istri Lettu Agam, ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU ITE karena terlibat dalam penyebaran data pribadi tanpa izin.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa perkara Lettu Agam akan ditangani oleh pengadilan militer dan Anandira Puspita akan menjalani proses hukum sebagai tersangka pelanggaran UU ITE.

Geser👉
Potensi Banjir Tinggi di Empat Provinsi

Potensi Banjir Tinggi di Empat Provinsi

Curah hujan tinggi mengancam empat provinsi hingga 20 Juni 2024.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Sumatera Selatan, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

Potensi banjir tinggi terjadi di beberapa daerah, termasuk Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong, dan Sorong Selatan.

Meskipun sudah memasuki musim kemarau, fenomena atmosfer masih mempengaruhi dan dapat menyebabkan hujan berintensitas sedang-lebat serta berbagai bencana hidro-meteorologi.

Geser👉
17.113 Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Mina Tanpa Difasilitasi Pemerintah

17.113 Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Mina Tanpa Difasilitasi Pemerintah

17.113 jemaah haji Indonesia telah berangkat ke Mina untuk melaksanakan ibadah Tarwiyah tanpa difasilitasi pemerintah.

Tarwiyah adalah prosesi ibadah haji yang dilakukan sebelum wukuf di Padang Arafah. Jemaah haji meninggalkan Makkah menuju Mina dengan berpakaian ihram dan berniat untuk menunaikan ibadah haji.

Jemaah haji yang mengikuti Tarwiyah menuju Mina menggunakan bus atau berjalan kaki. Hanya tujuh orang yang memilih berjalan kaki.

Meskipun pemerintah tidak menfasilitasi Tarwiyah, jemaah haji melaporkan jumlah yang akan melaksanakan Tarwiyah ke petugas dan membuat surat pernyataan tanggung jawab. Tarwiyah tidak disarankan karena bukan termasuk rukun haji dan jemaah haji Indonesia yang jumlahnya mencapai 241.000 tidak mungkin bisa mengejar waktu wukuf di Arafah jika banyak yang pergi ke Mina terlebih dahulu. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Waspada Travel Haji Plus Ilegal, Simak Ciri-cirinya Supaya Tak Tertipu

Waspada Travel Haji Plus Ilegal

Ratusan WNI dideportasi dari Arab Saudi karena berhaji tanpa visa resmi.

Muhammad Iqbal Muhajir memberikan tips memilih Penyelenggara Ibadah Haji Khusus yang benar.

Iqbal menjelaskan bahwa travel haji yang resmi harus memiliki izin dan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Penjual perjalanan ibadah tanpa visa haji resmi merupakan travel nakal yang harus dihindari.

Geser👉
Jemaah Haji Belum Dapat Smart Card!

Jemaah Haji Belum Dapat Smart Card!

Sebanyak 7.000 jemaah haji Indonesia belum mendapatkan smart card yang diperlukan untuk masuk ke kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kepala Daerah Kerja Mekkah, Khalilurrahman, menjelaskan bahwa sektor-sektor yang baru menginput data menjadi penyebab belum terdistribusinya smart card tersebut.

Pihak Masyariq memberikan jaminan bahwa jemaah haji yang belum mendapatkan smart card akan diperiksa secara manual, asalkan mereka memiliki visa haji yang resmi.

Meskipun masih ada kendala dalam distribusi smart card, Masyariq menjamin jemaah haji Indonesia tetap bisa masuk ke kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Geser👉
Siasat Licik Bandar Narkoba, Selundupkan Sabu dan Ribuan Ekstasi Bareng Ayam Jago

Bandar Narkoba Selundupkan Sabu dan Ribuan Ekstasi dengan Modus Ayam Jago

Bandar narkoba menggunakan modus baru dengan menyembunyikan sabu dan ekstasi di bawah kandang ayam jago.

Pengiriman mencurigakan tersebut termonitor melalui mesin X-Ray di Bandara Pekanbaru.

Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pengirim dan penerima barang tersebut.

Meski pelaku belum ditangkap, narkotika tersebut harus dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Geser👉
16 Remaja Gangster Ditangkap Polisi setelah Pamer Senjata Tajam di Media Sosial

16 Remaja Gangster Ditangkap Polisi setelah Pamer Senjata Tajam di Media Sosial

Polisi berhasil menangkap 16 remaja kelompok gangster setelah mereka memamerkan senjata tajam di media sosial. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan patroli siber dan memerhatikan akun kelompok remaja tersebut.

Para remaja tersebut sebelumnya menunjukkan senjata tajam saat live Instagram dan berencana untuk melakukan tawuran di wilayah tertentu. Polisi melakukan penyisiran dan menemukan kelompok remaja yang sedang berkumpul dan minum-minuman keras.

Setelah pemeriksaan, polisi mengetahui bahwa kelompok remaja tersebut beraliansi dengan 7 akun kelompok lainnya untuk melakukan tawuran dengan kelompok lawan. Polisi akan memanggil admin akun-akun terkait untuk dimintai keterangan.

16 remaja yang diamankan beserta barang bukti sajam dibawa ke polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi menegaskan akan menindak tegas segala bentuk aksi tawuran dan berharap para orang tua lebih berperan dalam pengawasan anak di luar rumah.

Geser👉
Ini Kata Nawawi Pomolango Soal Novel Baswedan Cs Gugat Batas Usia Pimpinan KPK ke MK

Nawawi Pomolango Tanggapi Gugatan Batas Usia Pimpinan KPK

Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango, menanggapi permohonan uji materi terkait batas usia pimpinan KPK yang diajukan oleh 12 mantan pegawai KPK. Menurutnya, permohonan tersebut sepenuhnya menjadi wewenang Mahkamah Konstitusi (MK).

Permohonan uji materi ini berangkat dari keprihatinan terkait krisis kepemimpinan yang terjadi di KPK. Mereka menginginkan terpilihnya pimpinan KPK yang berintegritas, paham dengan masalah di KPK, dan memiliki pengalaman serta keberanian untuk melakukan pemberantasan korupsi.

Permohonan uji materi tersebut didasarkan pada perpaduan antara batas usia 40 tahun dalam undang-undang yang lama dan minimum pengalaman sebagai pegawai KPK selama satu periode kepemimpinan. Mereka berharap individu-individu yang berintegritas dan berpengalaman dapat berkontribusi dalam mendukung KPK sebagai calon pimpinan.

Nawawi Pomolango menyatakan bahwa permohonan uji materi tersebut menjadi kewenangan MK. Hal ini mencerminkan upaya untuk membuat KPK lebih baik dalam melaksanakan tugasnya. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Wanita Mengaku Malaikat Marah-marah Minta Uang

Wanita Mengaku Malaikat Marah-marah Minta Uang

Seorang wanita mengaku sebagai malaikat meresahkan warga Depok dengan meminta uang sebesar satu juta rupiah dan mengancam akan merusak rumah.

Wanita tersebut memaksa meminta uang pada warga di Depok dengan alasan untuk pulang ke rumahnya di Pandeglang, Banten. Ia bahkan marah-marah dan mencaci warga yang tidak memberi uang sesuai permintaan.

Zahro Qolbu, salah satu warga yang didatangi wanita itu, mengatakan bahwa ia sudah memberi uang namun wanita tersebut tetap memaksa untuk mendapatkan uang lebih banyak. Wanita itu juga mengancam akan merusak rumah Zahro karena tidak memberi uang sesuai permintaan.

Wanita tersebut sudah datang ke rumah Zahro sekitar tujuh kali dan mengaku selalu dari Pandeglang. Kejadian ini viral di media sosial dan membuat warga sekitar resah. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
KPK Soal Penangkapan Harun Masiku: Kalau Lihat Kabari Kami

KPK Minta Bantuan Temukan Harun Masiku

KPK berharap agar pihak-pihak lain juga turut serta apabila menemukan keberadaan Harun Masiku.

KPK terus berupaya menangkap Harun Masiku terkait kasus suap Pergantian Antarwaktu (PAW) Caleg DPR.

Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK terhenti setelah penyidik menyita handphone dan catatan miliknya.

KPK akan menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Hasto Kristiyanto pada bulan depan.

Geser👉
Kubu Tersangka Kasus Korupsi Timah Beberkan Alasannya

Kubu Tersangka Kasus Korupsi Timah Beberkan Alasannya

Kuasa hukum PT Venus Inti Perkasa (VIP) dalam kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2025 menganggap penerapan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 7 tahun 2014 untuk menghitung kerugian dianggap salah kamar.

Permen LHK 7/2014 sebenarnya dibuat untuk mengatur mekanisme penyelesaian sengketa perdata lingkungan baik di dalam maupun di luar pengadilan. Namun, kuasa hukum PT VIP mempertanyakan bagaimana penyidik menggunakan metode perhitungan ekologis sebagai kerugian riil dalam kasus korupsi.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengklaim negara rugi kurang lebih Rp300 triliun dalam kasus ini, dengan Rp271 triliun di antaranya merupakan kerugian ekologis. Namun, kuasa hukum PT VIP menyatakan bahwa Kejagung tidak memiliki kewenangan dalam melakukan perhitungan kerugian lingkungan hidup.

Kejagung menggandeng Ahli lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menghitung kerugian yang diakibatkan kerusakan alam hasil pembukaan tambang timah. Total kerugian kerusakan lingkungan hidup dalam kasus ini mencapai Rp271 triliun.

Geser👉
Asisten Hasto Trauma Dibentak Penyidik KPK

Asisten Hasto Trauma Dibentak Penyidik KPK

Asisten Hasto Kristiyanto melaporkan penyidik KPK ke Dewas dan Komnas HAM setelah mengaku dibentak saat handphonenya dan bosnya disita.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu tidak memungkiri laporan tersebut dan siap membuktikannya dengan mengacu pada CCTV.

Kusnadi merasa trauma oleh penyidik KPK dan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. Ia juga melaporkan tindakan penyitaan ke Bareskrim Polri.

Kusnadi melaporkan oknum penyidik KPK atas dugaan tindak pidana perampasan kemerdekaan dan perampasan barang milik pribadi. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
KPK Tetapkan dan Langsung Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalur Kereta

KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi

KPK menetapkan tersangka baru kasus korupsi jalur kereta api.

Tersangka merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) kelas 1 Jawa Tengah.

Tersangka menerima suap dari proyek pengadaan perkeretaapian.

KPK menemukan bukti yang cukup dan langsung menahan tersangka.

Geser👉