Kades di Garut Digerebek Bersama Janda, Warga Geram dan Segel Kantor Desa

Senin, 22 Juli 2019 20:36 Reporter : Mochammad Iqbal
Kades di Garut Digerebek Bersama Janda, Warga Geram dan Segel Kantor Desa Warga di Garut segel kantor desa. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut demonstrasi menuntut kepala desa berinisial SU mundur dari jabatannya, Senin (22/7). Bahkan massa sempat menyegel kantor desa. Tuntutan warga ini imbas setelah SU digerebek di dalam rumah bersama seorang janda di Kecamatan Karangpawitan.

Ketua RW 04 yang merupakan koordinator aksi Aan Alamsyah menuturkan, warga meminta agar BPD Cimaragas segera membuat surat pernyataan pemberhentian SU kemudian diserahkan kepada Bupati Garut melalui Camat Pangatikan.

"Kami sudah sepakat bersama RW dan para tokoh. Jika aspirasi kami tidak digubris, maka kantor desa akan tetap kami segel sampai ada surat balasan dari Bupati Garut," ujarnya, Senin (22/7).

Aan menyebut bahwa dia bersama warga lainnya tidak rela dipimpin SU yang sudah mencoreng nama Desa Cimaragas. Ia juga menyebut bahwa warga geram atas tindakan SU karena dinilai telah melanggar etika, moral dan memberikan pendidikan yang tidak baik terhadap warga.

"Kami meminta agar Kepala Desa Cimaragas secara legowo mengundurkan diri dari jabatannya," tegasnya.

Menyikapi tuntutan masyarakat tersebut, Perwakilan BPD, para tokoh masyarakat dan perwakilan ketua RW dan RT serta beberapa staf perangkat desa melakukan pertemuan. Hasil musyawarah merekomendasi agar Bupati Garut menonaktifkan Kepala Desa Cimaragas.

Sementara itu, Ketua Apdesi Kecamatan Pangatikan, Lukman Hakim mengaku prihatin atas kejadian yang terjadi di Desa Cimaragas. Namun meski demikian ia mengaku tidak bisa mengintervensi kasus tersebut karena kaitannya dengan pribadi.

Lukman mengaku bahwa dia pernah didatangi para RW Desa Cimaragas dan meminta agar Kepala Desa Cimaragas mundur dari jabatannya.

"Saya tidak bisa menerima begitu saja atas permintaan mereka. Saya berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali khususnya para kepala desa yang ada di Kecamatan Pangatikan," katanya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Razia Pasangan Mesum
  2. Garut
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini