Jokowi Soal Bansos Corona: Tunai Rp300.000, Utuh Jangan Ada Potongan

Senin, 4 Januari 2021 15:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Soal Bansos Corona: Tunai Rp300.000, Utuh Jangan Ada Potongan Jokowi Bicara Natal 2020. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meluncurkan bantuan tunai se-Indonesia. Jokowi menegaskan, uang yang diberikan pemerintah nilainya utuh dan tidak ada potongan.

"Saya ulang-ulang terus agar bantuan yang diterima ini nilainya utuh tidak ada potongan potongan, supaya diingatkan kepada penerima dan tetangga tetangga yang tidak datang hari ini, tidak ada potongan potongan," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin (4/1).

Jokowi bilang, bantuan tunai yang diberikan pemeriksaan disalurkan lewat bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Selain itu, dikirim lewat kantor pos Indonesia.

"Karena itu dikirimkan langsung kepada penerima baik dikirimkan lewat bank bank milik pemerintah maupun lewat kantor pos," ucapnya.

Jokowi perintahkan para menteri dan gubernur agar mengawal proses penyaluran bantuan tunai ini. Dia ingin uang yang diberikan cepat, tepat sasaran, diawasi, dan tidak ada potongan potongan apapun.

"Sehingga dampak ekonominya segera bisa muncul dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita dan rakyat tidak menunggu terlalu lama, kemarin tahun baru langsung sekarang juga saya luncurkan bantuan ini," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan bantuan tunai se-Indonesia tahun 2021. Bantuan ini dalam rangka membantu masyarakat mengatasi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

Bantuan tunai 2021 ini akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan. Pertama, Program Keluarga Harapan diberikan empat tahap pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober melalui bank Himbara.

Kemudian, Program Sembako disalurkan dari bulan Januari sampai Desember 2021. Nilainya sebesar Rp200.000 perbulan.

"Kemudian bantuan sosial tunai diberikan selama 4 bulan Januari, Februari, Maret April dan nilainya Rp300.000 per bulan per KK, ini sudah jelas semuanya," ucapnya.

Kepala negara berharap bantuan ini dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak covid. Serta bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional.

"Mengungkit ekonomi nasional kita memperkuat daya beli masyarakat sehingga kita harap pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dan lebih baik," kata Jokowi. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini