Jokowi: Saya Paling Sedih Kalau Dengar Warga Negara Kita Sakit Berobat ke Luar Negeri

Selasa, 9 Agustus 2022 15:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: Saya Paling Sedih Kalau Dengar Warga Negara Kita Sakit Berobat ke Luar Negeri Jokowi dan Erick Thohir di Peresmian Pelabuhan Kijing. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat sedih jika ada warga negara Indonesia yang sakit pergi berobat ke luar negeri. Seperti pergi berobat ke Malaysia, Singapura, Jepang, hingga Amerika.

"Saya tuh paling sedih kalau mendengar ada warga negara kita yang sakit kemudian perginya ke luar negeri, ke Malaysia, ke Singapura, ada yang ke Jepang, ada yang ke Amerika," kata Jokowi saat meresmikan Tower A dan B RSUD Dokter Soedarso di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (9/8).

Jokowi mengungkapkan, khusus provinsi Kalimantan Barat banyak masyarakatnya yang berobat ke Kuching, Malaysia. Kata dia, biaya yang dikeluarkan untuk berobat keluar negeri begitu besar setiap tahunnya.

"Khusus untuk Kalimantan Barat, saya mendengar banyak sekali yang ke kuching. berapa capital outflow kita, uang yang keluar untuk membiayai yang sakit dan keluar negeri lebih dari 110 triliun rupiah setiap tahunnya," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Maka dari itu, pemerintah pusat membantu pemda Kalbar untuk perlengkapan alat kesehatan dalam pembangunan RSUD Dokter Soedarso. Biaya yang dikeluarkan pemerintah pusat sekitar Rp200 miliar lebih.

"Habis Rp205 miliar, alkesnya kurang lebih Rp200-an miliar, ini yang namanya gotong royong untuk menyelesaikan uang yang harus keluar karena tidak siapnya rumah sakit kita," ujar Jokowi.

Kepala negara menuturkan, RSUD Dokter Soedarso terdiri dari 277 tempat tidur, ruang operasi, maupun ruang ICU. Menurutnya, semuanya sudah super modern.

"Jadi saya Ingatkan enggak usah lah kita (berobat) ke luar (negeri), di sini sudah siap dan cukup untuk menangani kasus-kasus yang ada," imbuh Jokowi.

Baca juga:
Jokowi: Banyak Pelajaran dari Pandemi, Lihat Sistem Kesehatan yang Harus Diperbaiki
Jokowi Bagikan Bansos ke Warga Bengkayang: Jangan Dibelikan Handphone dan Pulsa
Jokowi Sampai 4 Kali Bicara Kasus Brigadir J Harus Tuntas
Jokowi Resmikan Terminal Kijing, Pembangunannya Telan Biaya Rp2,9 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini