Jokowi minta Menhub & Kapolri sikat pelaku pungli sopir truk antar pulau

Selasa, 8 Mei 2018 12:33 Reporter : Supriatin
Jokowi minta Menhub & Kapolri sikat pelaku pungli sopir truk antar pulau Jokowi undang sopir angkutan barang di Istana. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menindaklanjuti laporan pengemudi truk. Pengemudi truk menyampaikan ada oknum polisi dan dinas perhubungan yang melakukan pungutan liar (pungli).

Jokowi menginginkan, oknum-oknum yang terlibat dalam pungli ditindak tegas.

"Disikat semuanya," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5).

Jokowi membantah masih adanya praktek pungli ini akibat dari tidak efektifnya Satgas Saber Pungli. Menurutnya, tugas Saber Pungli memang banyak sehingga aksi pungli terhadap pengemudi truk mungkin tidak tersentuh.

"Kalau Saber Pungli kan semuanya dari urusan KTP di kelurahan atau urusan sertifikat di BPN. Ini (pungli terhadap pengemudi truk) kan sangat khusus sekali jadi saya rasa ini langsung ditangani oleh polri," kata dia.

Saat bertemu pengemudi truk, Jokowi menerima banyak laporan terkait aksi premanisme dan pungli di jalan. Aksi bejat itu terjadi mulai dari Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat sampai Aceh.

Jokowi mengatakan, aksi premanisme di jalan sangat meresahkan pengemudi truk. Sedangkan pungli bisa memicu tingginya harga barang yang seharusnya tidak terjadi.

"Premanisme dan pungli ini mengakibatkan adanya cost-cost tambahan yang seharusnya tidak perlu. Dan itu dirasakan supir truk sangat menggangu, sangat mengganggu sekali," ucap dia. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini