JK: Kita harus hidup bersahabat dengan lingkungan
Merdeka.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengingatkan masyarakat sebagai manusia harus hidup bersahabat dengan lingkungan seiring dengan kerap kali atau maraknya terjadi bencana alam saat ini.
"Kita harus hidup bersahabat dengan lingkungan, jangan merusak lingkungan," ungkap mantan wakil presiden ini, disela-sela kunjungannya di pengungsian korban tanah longsor di Trangkil Baru, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1).
Puluhan rumah di Trangkil Baru, Gunungpati, Semarang, rusak akibat tanah longsor, Kamis (23/1) lalu akibat hujan deras yang terus mengguyur Kota Semarang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana tersebut.
Saat meninjau lokasi longsor, JK mencontohkan langsung tanah longsor di Trangkil Baru, Semarang itu adalah tanah negara yang diperuntukkan untuk penghijauan. Namun, dibangun untuk membangun perumahan yang ditempati ratusan warga.
"Dibutuhkan ketegasan dari pemerintah untuk menegakkan peraturan, seperti larangan membangun permukiman di lahan yang seharusnya diperuntukkan sebagai lahan penghijauan. Butuh ketegasan pemerintah dan butuh kesadaran masyarakat. Kalau memang di situ daerah hijau, ya, jangan dibuat bangunan," tegasnya.
Jusuf Kalla mengimbau supaya warga yang tinggal di sekitar pemukiman di Trangkil Baru harus segera direlokasi untuk menghindari terulangnya bencana longsor yang sama.
"Ini (bencana alam) bermacam-macam. Dari luasannya banjir di Pati, lamanya yang tenggelam di Jakarta, jumlah rumah rusak di Manado, luas kebun yang terdampak di Sinabung," katanya.
Oleh karena itu, JK mengingatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, termasuk PMI, untuk melakukan penanggulangan bencana, dan yang terpenting harus hidup berdampingan dengan alam.
Sebelum mengunjungi korban tanah longsor di Semarang, JK mengunjungi para korban banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. JK menggunakan helikopter milik TNI-AD. JK tiba di Kabupaten Pati sekitar pukul 13.40 WIB, disambut Bupati Pati Haryanto.
Kemudian JK langsung meluncur ke lokasi banjir menggunakan angkutan darat. Posko banjir di Kantor Kecamatan Jekulo tempat pengungsian pertama yang didatangi JK. Kunjungan berikutnya berlanjut di Desa Doropayung yang juga pengungsian warga yang terkena bencana banjir. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya