Jenazah Santoso dan Mukhtar diambil keluarga buat dimakamkan

Sabtu, 23 Juli 2016 11:49 Reporter : Eko Prasetya
Jenazah Santoso dan Mukhtar diambil keluarga buat dimakamkan Jenazah diduga Santoso. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - jenazah Abu Wardah alias Santoso, gembong pelaku teror di Poso, Sulteng yang tertembak mati bersama anak buahnya, Mukhtar dalam kontak senjata dengan Satgas Operasi Tinombala di Poso, Senin (18/7) sudah dijemput keluarga masing-masing untuk dikebumikan. Pihak kepolisian sudah mengizinkan keluarga Santoso dan Mukhtar mengambil jenazah tersebut di RS Bhayangkara karena pemeriksaan sudah selesai.

"Sudah, tadi pagi. Mereka datang bersamaan di RSU Bhayangkara untuk mengambil jenazah itu," kata Kabid Humas Polda Sulteng yang dihubungi melalui telepon, seperti dilansir Antara, Sabtu (23/7).

Keterangan lain yang dihimpun, keluarga Santoso dan Mukhtar datang bersamaan saat mengambil jenazah untuk dikebumikan dengan membawa ambulans. Seorang staf Humas Polda Sulteng mengaku tidak tahu persis di mana kedua jenazah akan dikuburkan.

Namun keterangan yang dikumpulkan menyebutkan bahwa jenazah Santoso sedang dalam perjalanan menuju Poso untuk dikebumikan di Desa Langangan, Kecamatan Poso Pesisir sedangkan Mukhtar akan dikuburkan di Kelurahan Tawaeli, Kota Palu.

Jenazah Santoso dan Mukhtar dievakuasi dari Poso ke RSU Bhayangkara pada Selasa (19/7) untuk diperiksa oleh tim DVI (disaster victims identification) Polri untuk memastikan bahwa jenazah tersebut adalah benar Santoso dan Mukhtar.

Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa jenazah tersebut benar-benar adalah Santoso, pemimpin kelompok sipil bersenjata yang melakukan berbagai aksi teror di Poso.

[eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini