Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Riau Isi HUT RI dengan Upacara & Doa Bersama
Merdeka.com - Peringatan HUT ke-74 RI di Riau diisi dengan kegiatan zikir dan doa bersama. Kegiatan tersebut dilakukan oleh jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah melalui ibadah suluk Desa Tangga Batu, Tanjung Medan, Rokan Hilir, Riau.
Puluhan jemaah suluk di bawah pimpinan Syekh Muhammad Nur Ali, ini juga mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera merah putih dengan berjubah bersama pelajar dan perangkat desa setempat.
Jemaah suluk ini terlihat memakai kain sarung dan jas. Seorang pimpinan barisannya pun turut memberikan laporan kepada pemimpin upacara.
"Kami merasa bangga dan bersyukur upacara HUT ke-74 RI di desa ini diikuti oleh para pimpinan tarekat, para syekh muda, khalifah dan jemaah suluk. Semoga perayaan kemerdekaan RI tahun ini mendapat berkah ilahi," ujar kepala Desa Tangga Batu, Mukhlisin Siagian.
Upacara bendera tersebut juga diisi dengan rangkaian doa yang dipimpin oleh Muhammad Syukron SPdi, seorang syekh muda jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah.
Sebelumnya, puluhan jemaah thariqat ini melaksanakan ibadah suluk dengan berzikir di rumah suluk yang berada di kawasan lapangan c tempat upacara HUT RI desa Tangga Batu. Para suluk ini melaksanakan kegiatan ibadah selama 5 hari yang betepatan dengan HUT RI 17 Agustus 2019.
"Malam sebelum perayaan HUT RI kami diperintahkan oleh Mursyid Syekh Muhammad Nur Ali agar mengikuti upacara bendera perayaan HUT RI bersama masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan ibadah suluk karena merawat NKRI dengan Illahi," kata Syukron.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya