Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang Lebaran, sewa rental mobil di Yogyakarta naik dua kali lipat

Jelang Lebaran, sewa rental mobil di Yogyakarta naik dua kali lipat Sewa Mobil. ©shutterstock

Merdeka.com - Jelang lebaran, pengusaha jasa rental mobil di Yogyakarta kewalahan untuk memenuhi permintaan pemudik. Tingginya permintaan dari para pemudik yang ingin menyewa mobil untuk digunakan mudik ke kampung halaman membuat para pengusaha rental kesulitan untuk memenuhi permintaan.

Pemilik rental mobil Remotobi, Rusli Hariyanto mengatakan bahwa permintaan mobil sudah mulai banyak dipesan sejak tanggal 18 Juni 2017 mendatang. Permintaan paling banyak, kata Rusli, ada di sekitar tanggal 22-23 Juni 2017.

"Permintaan mobil untuk disewa meningkat. Hampir 300 persen peningkatannya dibandingkan hari biasa," tutur Rusli yang sudah 5 tahun bergelut di usaha rental mobil.

Rusli menerangkan bahwa untuk harga sewa mobil pun mengalami kenaikan. Jika dihari biasa sewa mobil seharga Rp 250.000 hingga Rp 300.000 maka di libur Lebaran ini harga meningkat paling murah Rp 500.000 perharinya.

"Ya harga dinaikkan karena tingginya permintaan sedangkan stok mobil jumlahnya tetap. Dinaikkan saja yang antri banyak apalagi kalau harga normal," ucap Rusli.

Rusli menguraikan bahwa untuk menyewa mobil di libur lebaran ini, para pengusaha rental mobil memilih menggunakan sistem paketan. Sistem paket ini dianggap menguntungkan bagi penyewa maupun pemilik mobil.

"Tarif sewa mulai ada aturan paket, untuk paket per day minimal 5 hari yaitu Rp 2,5 juta, 7 hari Rp 3 juta dan 10 hari Rp 3,5 juta. Tarif paket itu yang paling bawah. Biasanya kalau mepet mau lebaran baru sewa harga bisa lebih tinggi lagi karena mobil sudah keluar disewa semua dan susah cari mobil," tutur Rusli.

Rusli menyampaikan bahwa untuk mengatasi kekurangan jumlah mobil, pihaknya pun menjalin kerjasama dengan sejumlah pemilik mobil pribadi. Pemilik mobil pribadi ini ada yang mobilnya mau disewakan karena cocok harganya dan mobil juga tidak digunakan untuk mudik.

"Biasanya mereka yang mau mobil pribadinya ini direntalkan karena punya mobil lebih dari satu. Kebetulan juga mobilnya tidak digunakan untuk mudik," pungkas Rusli. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP