Jadi Tersangka Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Diyakini Sandi Tak Salah

Selasa, 7 Mei 2019 22:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jadi Tersangka Pencucian Uang, Bachtiar Nasir Diyakini Sandi Tak Salah Sandiaga bertemu relawan penghitungan C-1. ©2019 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno yakin Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir tidak bersalah dalam dugaan kasus pencucian uang. Sandi mengaku mengenal baik sosok Bachtiar.

"Saya yakin UBN (Ustaz Bachtiar Nasir) tidak bersalah, beliau orang yang baik, orang yang taat dan patuh," kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja, Jl Wijaya I No 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

Sandi melihat, kegiatan-kegiatan yang Bachtiar lakukan sangat positif dalam berdakwah. Ia juga pernah mengikuti kegiatan kajian bersama Bachtiar dan bisa memberikan pemahaman Alquran secara menyeluruh.

"Saya khawatir, karena ada pemantau ucapan para tokoh, saya disclaimer dulu lah, bahwa ucapan saya ini dalam bingkai NKRI, memastikan bahwa semuanya demi kebaikan bangsa dan negara, sesuai dengan Pancasila, UUD 1945," ucapnya.

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tak ingin ada kriminalisasi terhadap ulama. Dirinya berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya.

"Mari kita sama-sama khusnuzon, berprasangka baik, jangan lah ulama kita kriminalisasi. Kita semua harus berkomitmen bahwa hukum itu tidak berpihak, tegak lurus dan ditegakkan seadil-adilnya," imbuhnya.

Diketahui, Penyidik Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) yang dananya diduga digunakan untuk aksi 411 dan 212. Bachtiar Nasir rencananya akan mulai diperiksa perdana sebagai tersangka, besok. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini