Better experience in portrait mode.
Inspiratif! Mahasiswi Cantik Ini Buat Inovasi Sabun Cuci Piring dari Kulit Nanas, Ini Sosoknya

Mahasiswi Ini Ciptakan Sabun Cuci Piring dari Kulit Nanas!

Mahasiswi Cantik Ini Buat Inovasi Sabun Cuci Piring dari Kulit Nanas, Ini Sosoknya

Diah Fajar Ayu, mahasiswa Ekonomi Islam Unja, menciptakan Dishnas dari kulit nanas yang dianggap limbah oleh masyarakat.

Inovasi Dishnas telah mendapatkan apresiasi luas dan meraih berbagai penghargaan, termasuk Juara 3 Inovasi Produk Provinsi Jambi 2022.

Sabun cuci piring ramah lingkungan ini telah dipasarkan lebih luas ke masyarakat. Geser Ke Atas untuk ringkasan menarik lainnya!

Geser👉
Bejat, Ayah di Sumbar Setubuhi 2 Putri Kandung Selama 4 Tahun Sampai Hamil

Ayah Bejat Setubuhi 2 Putri Kandung Selama 4 Tahun

Ayah di Sumbar Setubuhi 2 Putri Kandung Selama 4 Tahun Sampai Hamil

Dua kakak beradik di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandungnya secara berulang sejak 2020 lalu.

Pelaku kabur dan bersembunyi di daerah Pesisir Selatan setelah terungkapnya kasus tersebut.

Pelaku telah ditangkap dan akan dijerat dengan pasal-pasal yang berlapis terkait perlindungan anak dan persetubuhan.

Geser👉
Wanita Ini Tenggak Racun hingga Tewas

Wanita Ini Tenggak Racun hingga Tewas

Wanita ini nekat menenggak racun setelah dianiaya suaminya.

Desi Maya Sari (27) tewas setelah berjuang melawan sakit akibat racun yang diminumnya.

Suami korban ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga.

Keluarga korban tidak terima dengan kejadian ini dan melaporkannya ke polisi.

Geser👉
MAKI Ingatkan Calon Anggota BPK Bukan Sosok Pencari Kerja atau Titipan

Seleksi Calon Anggota BPK Periode 2024-2029 Dimulai

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengingatkan agar calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang akan terpilih nanti bukan pencari kerja alias job seeker maupun titipan para pihak terkait korupsi.

DPR berencana melakukan seleksi calon anggota BPK periode 2024-2029 dengan pembukaan seleksi pengisian lima anggota BPK pada hari ini (19/6). Boyamin menekankan pentingnya integritas dalam seleksi tersebut mengingat kasus suap yang melibatkan mantan anggota BPK dan penyegelan ruang kerja anggota BPK.

Boyamin juga memperingatkan kemungkinan adanya calon titipan yang akan memanfaatkan BPK untuk menutupi penyimpangan dan korupsi. Ia menekankan agar pansel seleksi calon anggota BPK waspada dan tidak meluluskan kandidat yang diduga bermasalah.

Dalam seleksi calon anggota BPK, integritas dan kemampuan tetap menjadi prioritas. Boyamin juga mengingatkan agar kandidat yang gagal dalam pemilu legislatif tidak diberi kesempatan menjadi anggota BPK. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Wasekjen soal Surat Dewan Majelis PPP Dorong Muktamar: Cuma Salah Paham, Tak Ada Desakan Mardiono Mundur

PPP Tolak Muktamar Tahun Ini

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak menggelar muktamar tahun ini, melainkan tahun 2025.

Dewan Majelis PPP mengirim surat kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP yang meminta agar muktamar digelar pada tahun 2024.

Wakil Sekjen PPP, Rapih Herdiansyah, mengklaim bahwa surat tersebut hanya kesalahpahaman belaka dan tidak ada permintaan agar Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mundur dari jabatannya.

PPP memastikan bahwa periodesasi masih berlangsung hingga Desember 2025. Surat tersebut juga mencantumkan sikap dewan majelis terkait kondisi partai dan permintaan untuk menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Geser👉
IM57 Sebut Harun Masiku Tak akan Ditangkap KPK dalam Waktu Dekat

Harun Masiku Tak Akan Ditangkap KPK dalam Waktu Dekat

IM57 Sebut Harun Masiku Tak akan Ditangkap KPK dalam Waktu Dekat Pernyataan Alex layaknya sebuah kode bagi Harun.

Ketua IM57+ institute, Praswad Nugraha mengatakan penangkapan Harun Masiku dapat dituntaskan bukan di massa kepemimpinan antirasuah yang sekarang.

Pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alex Marwata yang berharap buron mantan caleg PDIP, Harun Masiku dalam waktu seminggu Praswad anggap menghambat kinerja penyidik.

Praswad menegaskan dugaan menghalang-halangi penyidikan Harun benar-benar ada di kalangan pimpinan KPK.

Geser👉
DPR Rencanakan Bentuk Pansus Untuk Evaluasi Haji 2024

DPR Bentuk Pansus Evaluasi Haji 2024

DPR akan membentuk Pansus untuk mengevaluasi haji 2024 setelah menemukan banyak kendala dalam pelaksanaan haji setiap tahunnya.

Timwas DPR RI mengungkapkan kendala yang dihadapi jemaah haji Indonesia, terutama di prosesi haji di Arafah, Muzdaliah, dan Mina.

Pansus Haji tidak hanya akan mengevaluasi Kementerian Agama, tetapi juga Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) karena tanggung jawab besar terkait pengelolaan dana jemaah haji.

Pansus Haji akan membantu memperbaiki fasilitas dan mengatasi masalah yang ditemui, seperti tenda yang melebihi kapasitas dan kurangnya fasilitas di Mina. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
SYL Bakal Hadirkan Mantan Ketua Klub Ferrari Jadi Saksi Meringankan

Kubu SYL Tidak Bisa Lagi Menghadirkan Saksi Meringankan

Kuasa Hukum SYL belum bisa memastikan kehadiran Hanan Supangkat sebagai saksi meringankan dalam persidangan perkara gratifikasi dan pemerasan.

Jika Hanan tidak hadir, kubu SYL tidak bisa lagi menghadirkan saksi meringankan karena batas akhir yang ditentukan oleh majelis hakim.

Sebelumnya, SYL berencana menghadirkan Hanan Supangkat sebagai saksi meringankan dalam kasus korupsi di Kementan RI.

Kubu SYL belum mendapat konfirmasi dari Hanan Supangkat, sehingga kesempatan untuk menghadirkan saksi meringankan sudah habis.

Geser👉
MKD Menunggu Laporan Resmi Anggota DPR Main Judi Online

MKD Menunggu Laporan Resmi Anggota DPR Main Judi Online

MKD menegaskan akan menunggu laporan resmi sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Ketua MKD, Adang Daradjatun, mengatakan belum ada laporan resmi terkait dugaan anggota DPR RI bermain judi online.

MKD siap menindaklanjuti jika ada laporan resmi terkait anggota DPR yang terjerat judi online dan akan memberikan sanksi ringan hingga berat.

MKD menekankan pentingnya menegakan etika anggota DPR RI agar tidak bermain judi online dan menunggu bukti awal sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Geser👉
KPU Nyatakan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Tak Memenuhi Syarat Maju Perseorangan di Pilkada Jakarta

KPU Nyatakan Pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Tidak Memenuhi Syarat di Pilkada Jakarta

KPU DKI Jakarta menyatakan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana tidak memenuhi syarat maju perseorangan di Pilkada Jakarta.

Verifikasi administrasi KPU Jakarta dilakukan untuk mengecek keabsahan dan kebenaran dokumen syarat dukungan bagi calon perseorangan.

Dari total 1.229.777 data yang diunggah, hanya 447.469 yang memenuhi syarat, sedangkan 782.308 lainnya tidak memenuhi syarat.

Pasangan calon perseorangan yang keberatan dapat melaporkannya ke Bawaslu DKI Jakarta.

Geser👉
Temukan Petasan Tiba-Tiba Meledak, 4 Satri Ponpes di Bantul Luka Parah

Ledakan Petasan di Ponpes Bantul, 4 Santri Luka Parah

Ledakan petasan di sebuah pondok pesantren di Bantul mengakibatkan empat santri mengalami luka-luka.

Kejadian ini berawal saat dua santri menemukan petasan dan membawanya ke halaman pondok pesantren.

Salah satu santri mencoba menyalakan petasan dengan kertas yang dibakar api, namun petasan malah meledak.

Keempat santri yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit dan saat ini sedang menjalani perawatan. Polres Bantul dan Tim Gegana Brimob Polda DIY sedang menyelidiki kejadian ini.

Geser👉
Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai III Gym

Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai III Gym

Perempuan berinisial F (22) tewas jatuh dari lantai 3 K-Gym di Pontianak.

Peristiwa tragis terjadi saat korban menggunakan treadmill dan terpental ke belakang.

Jendela yang biasanya tertutup saat itu terbuka, sehingga korban jatuh bebas ke dasar.

Korban mengalami pendarahan pada otak dan polisi masih melakukan penyelidikan. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Viral Pria Terekam CCTV Coba Perkosa Wanita di Kendal

Pria Terekam CCTV Coba Perkosa Wanita di Kendal

Seorang pria terekam kamera CCTV saat kabur setelah diduga melakukan pelecehan seksual dan percobaan pemerkosaan di Kendal.

Video kejadian tersebut dibagikan di media sosial dan menarik perhatian banyak orang.

Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan saksi dan memeriksa bukti-bukti lain seperti CCTV.

Korban telah mengadu dan pihak berwenang berusaha mengungkap kasus ini. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉