Ini modus operasi 4 pelaku perampokan sadis di Pulomas
Merdeka.com - Dalam kurun waktu selama hampir seminggu, pihak kepolisian berhasil menangkap seluruh pelaku di rumah korban Dodi Triono, di Jalan Pulomas Utara No 7A, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku merupakan perampok spesialis rumah mewah.
Selain itu itu, pelaku juga selalu mencari rumah dengan keadaan tidak terkunci alias tidak merusak.
"Jadi kelompok empat ini memang modus operandinya dia tidak pernah merusak pintu. Selama dia merampok ke mana-mana mulai dari Solo, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dia tidak pernah merusak pintu. Modusnya seperti itu hanya kalau pintu terbuka dia baru masuk," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/1).
Argo menjelaskan, setelah menemukan sasarannya, tersangka Ius Pane masuk ke dalam dan berpura-pura kenal dengan penghuni.
"Dia (pelaku) gunakan pertama ancaman verbal. Dia bentak atau apa, yang dua dengan menodongkan senjata atau senjata tajam. Yang ketiga pasti mengikat entah itu pakai tali sepatu atau rafia atau lakban. Yang seterusnya pasti menempatkan korban di suatu ruangan kemudian dia melakukan aksi," bebernya.
Meskipun ditemukan gagang pintu kamar mandi yang patah, lanjut Argo, kalau itu bukan ulah pelaku. Tetapi para korban yang mematahkan gagang kamar mandi tersebut untuk bertahan hidup agar pintu bisa terbuka.
"Pintu patah karena korban berupaya untuk cari oksigen dari dalam makanya dia mematahi dari dalam pintu itu gerendel itu dengan harapan ada lubang. Kuncinya kan diambil (pelaku), orang kan berupaya ada oksigen berupaya bagaimana ada caranya. (Bukan di luar di rusak) Enggak dari dalam," pungkasnya.
Seperti diketahui, tim gabungan berhasil menangkap Ridwan Sitorus alias Ius Pane di Medan, Sumatera Utara pada Minggu, 1 Januari 2017 sekitar pukul 07.45 WIB. Ius Pane bersama tiga kawannya, Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, dan Alfins Bernius Sinaga melakukan perampokan di rumah mewah, Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 27 Desember lalu hingga menewaskan enam orang dan lima lainnya kritis.
Korban yang meninggal yaitu Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfyla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok (40). Sementara lima orang yang kritis adalah Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (22), dan Windy (23).
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya