Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indeks Demokrasi 2020: Indonesia di Urutan 64, Digolongkan Demokrasi Belum Sempurna

Indeks Demokrasi 2020: Indonesia di Urutan 64, Digolongkan Demokrasi Belum Sempurna Jalan di tutup di kawasan thamrin. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - The Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan “Democracy Index 2020: in Sickness and in Health?” atau Laporan Indeks Demokrasi 2020.

Norwegia berada di posisi teratas dengan indeks demokrasi tertinggi di dunia, yakni 9,81. Posisi ke dua, ada Islandia dengan skor 9.37. Swedia di posisi ke tiga dengan skor 9.26. Selandia Baru ke empat dengan skor 9.25 dan ke lima ada Kanada dengan skor 9.24.

Kemudian negara dengan indeks demokrasi paling rendah atau posisi 167 adalah Korea Utara, dengan skor 1.08. Posisi 166 ada Democratic Republic Congo dengan skor 1.13. Posisi 165 ada Central African Republic dengan skor 1.32. Posisi 164 ada Syria dengan skor 1.43 dan Posisi 163 ada Republik Chad dengan skor 1.55.

Indonesia posisi berapa?

Laporan EIU menempatkan Indonesia pada peringkat 64 secara global, serta peringkat 11 di regional Asia dan Australia. Secara total Indonesia mendapat skor 6,48 dan digolongkan pada kategori demokrasi yang belum sempurna (flawed democracies).

Dari 5 indikator penilaian, Indonesia mendapat nilai 7,92 untuk proses pemilu dan pluralisme, 7,14 fungsi pemerintah, 6,11 partisipasi politik, 5,63 budaya politik demokrasi, dan 5,59 kebebasan sipil.

Laporan Indeks Demokrasi oleh EIU dibuat sejak tahun 2006. Pada rentang waktu tersebut, dari 4 kategori yang dibuat yaitu demokrasi penuh (full democracies), demokrasi belum sempurna (flawed democracy), rezim hibrida (hybrid regimes), dan rezim otoritarian (authoritarian regimes), Indonesia senantiasa dalam kategori negara demokrasi yang belum sempurna (flawed democracies).

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP