ICW Sebut Teror Kepada 2 Pimpinan KPK Terinspirasi dari Penyerangan Novel Baswedan

Rabu, 9 Januari 2019 17:20 Reporter : Merdeka
ICW Sebut Teror Kepada 2 Pimpinan KPK Terinspirasi dari Penyerangan Novel Baswedan TKP teror bom di rumah pimpinan KPK Laode M Syarif. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut teror terhadap dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarief, terinspirasi dari tindakan teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Apalagi, teror Novel belum bisa diungkap Polri hingga kini.

"Teror terhadap pimpinan KPK mungkin terinspirasi dari teror-teror sebelumnya yang berhasil, seperti yang dialami Novel Baswedan, mengingat penegak hukum belum dapat mengungkap pelakunya hingga hari ini," ujar Koordinator ICW Adnan Topan Husodo saat dikonfirmasi, Rabu (9/1).

Penyerangan terhadap Novel belum diungkap Polri meski sudah dua tahun kurang berlalu sejak 27 April 2017. Menurut Adnan, tindakan teror terhadap pimpinan dan pegawai lembaga antirasuah merupakan bentuk ancaman terhadap pemberantasan korupsi.

Oleh karena itu, Adnan meminta agar sistem keamanan terhadap para pimpinan dan pegawai KPK diperketat.

"KPK juga perlu membangun sistem keamanan yang lebih baik, yang ditujukan kepada seluruh pegawai KPK, terutama yang rawan terhadap target teror," kata dia.

Diketahui, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mendapat teror bom di kediaman masing-masing pada Rabu 9 Januari 2019 dini hari. Di kediaman Agus ditemukan bom rakitan jenis High Explosive, sementara di kediaman Syarif ditemukan bom molotov.

Reporter: Fachrur Rozie [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini