Ibu tiri yang dibakar anaknya di Makassar akhirnya meninggal dunia
Merdeka.com - Daeng Sania (45), ibu rumah tangga yang sehari-harinya membantu Ishak Daeng Nompo suaminya mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual ikan pakai gerobak itu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (10/6). Daeng Sania meninggal setelah dirawat di RS Bhayangkara.
Daeng Sania, warga Jalan Seroja, Kecamatan Mariso, Makassar adalah korban keberingasan Ipul (22), anak tirinya yang menyiramnya bensin dan menyulutnya api pada Jumat (9/6) kemarin. Sekujur tubuhnya menghitam karena luka bakar yang parah.
"Korban Daeng Sania meninggal dunia pukul 08.00 pagi tadi, sesaat setelah jalani operasi," kata Kapolsek Mariso Kompol Wahyu Basuki saat dikonfirmasi, Sabtu (10/6).
Sementara Daeng Sattu (60), bapak dari Daeng Sania atau kakek tiri pelaku Ipul masih bertahan dalam perawatan di RS Bhayangkara. Sementara Rana (7), adik sebapak dengan Ipul dirujuk ke RS Wahidin. Lukanya hampir sama dengan ibunya, nyaris sekujur tubuh.
Adapun Ipul yang sebelum melarikan diri usai membakar keluarganya gara-gara emosi karena mesin motornya tidak bunyi. Menurut Kompol Wahyu, pelaku telah menyerahkan diri ke polisi usai dhuhur tadi atau pukul 12.45 WITA.
"Usai kejadian, Ipul melarikan diri berusaha sembunyi di kawasan jembatan Barombong, pinggir muara. Menyerahkan diri setelah dengar kabar ibunya meninggal dunia," jelasnya.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya