Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Jo Pasal 76C UU RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak. 

Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyidik kasus seorang ibu membunuh bayinya yang baru berusia sembilan bulan, akibat omongan tetangga.


Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Regi Halili mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, serta ahli medis.

"Perkara saat ini sudah tahap sidik, pemeriksaan terhadap saksi dan ahli medis sudah dilakukan untuk selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terhadap ahli psikiater dan ahli pidana," jelasnya, Sabtu (2/3).

Menurutnya, saksi yang telah diperiksa terdiri dari seluruh keluarga, kedua orang tua, suami, serta lima saksi lain termasuk saksi ahli.

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

Iptu Regi Halili menambahkan, atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Jo pasal 76C UU RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak.

"Hukuman maksimal 20 tahun," ujarnya singkat.

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang ibu di Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa tega membunuh bayinya sendiri. Usia bayi malang itu baru sembilan bulan.

Informasi beredar ibu muda berinisial NA itu membuang bayinya ke aliran sungai Molong karena sering dihujat tetangga. Selain itu, korban juga kerap terlibat cek-cok dengan ibu mertuanya saat diminta untuk memasak.

Di hari kejadian, usai menyusui dan bertengkar dengan ibu mertuanya, pelaku membawa anak perempuannya keluar dari rumah. 

Tanpa belas kasihan, pelaku menyayat leher serta pergelangan tangan bayi malang itu menggunakan cutter sebelum membuang jasadnya ke sungai.

Informasi lain menyebutkan, pelaku sebelumnya pernah mengalami depresi sebelum menikah. Namun kondisinya dinyatakan sembuh setelah berumah tangga.

Tanpa belas kasihan, pelaku menyayat leher serta pergelangan tangan bayi malang itu menggunakan cutter sebelum membuang jasadnya ke sungai.

Setelah memiliki anak, pelaku sering menjadi sasaran bully dari sejumlah warga yang mengejek kemampuan anaknya, dengan kalimat ke depan anaknya tidak akan bisa berjalan.

Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara
Ibu Bunuh Bayi karena Cibiran Tetangga di Sumbawa NTB Terancam 20 Tahun Penjara

Tekanan psikologis ini membuat pelaku stres dan pikirannya terus terganggu. Hingga berujung pada pembunuhan terhadap anak kandungnya.

TNI Diserang KKB Usai Pengamanan Natal di Papua Barat, 1 Gugur dan 1 Luka Tembak di Perut
TNI Diserang KKB Usai Pengamanan Natal di Papua Barat, 1 Gugur dan 1 Luka Tembak di Perut

Almarhum akan diterbangkan ke Padang hari ini pada pukul 12.45 WIT dan diperkirakan tiba di BIM Padang Pariaman pada pukul 19.15 WIB.

Baca Selengkapnya
5 Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bali Ditangkap, Tersangka Mengaku Salah Sasaran
5 Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bali Ditangkap, Tersangka Mengaku Salah Sasaran

Kelima pelaku berinisial RS (23), BFH (18), AM (17), OYB (21) dan AH (25)

Baca Selengkapnya
Kisah Pilu Gadis di Surabaya: Mengadu Dicabuli Kakak, Malah Digilir Ayah Kandung dan 2 Paman
Kisah Pilu Gadis di Surabaya: Mengadu Dicabuli Kakak, Malah Digilir Ayah Kandung dan 2 Paman

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menyatakan, keempat pelaku sudah ditangkap pihaknya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pelaku Bentrok Brimob-TNI AL di Pelabuhan Sorong Bakal Dijatuhi Sanksi Tegas
Pelaku Bentrok Brimob-TNI AL di Pelabuhan Sorong Bakal Dijatuhi Sanksi Tegas

Bentrokan antara anggota Brimob Polri dan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) di Pelabuhan Sorong, Papua Barat, telah diredam.

Baca Selengkapnya
Anggota TNI AL Tembak Mati Warga di Makassar, Keluarga Minta Koptu SB Dihukum Berat
Anggota TNI AL Tembak Mati Warga di Makassar, Keluarga Minta Koptu SB Dihukum Berat

Pomal Lantamal VI Makassar masih menahan Koptu SB yang terjerat kasus penembakan dua remaja. Sementara keluarga korban berharap tersangka pelaku dihukum berat.

Baca Selengkapnya
Usai Dilantik Jadi Petugas Pemilu, Pemuda di Jember Bunuh Diri di Sumur Tua
Usai Dilantik Jadi Petugas Pemilu, Pemuda di Jember Bunuh Diri di Sumur Tua

Sebelum bunuh diri, korban sempat mengaku rindu pada almarhum ayahnya.

Baca Selengkapnya
Kekar dan Berkumis Tebal, Panglima Biring Belanja Tempe ke Pasar Dayak 'Istri Sedang Sakit'
Kekar dan Berkumis Tebal, Panglima Biring Belanja Tempe ke Pasar Dayak 'Istri Sedang Sakit'

Momen lucu anggota polisi Aiptu Sabarno alias Panglima Biring saat belanja di pasar gantikan istri.

Baca Selengkapnya
Cegah Penyelundupan Narkoba, Polri Jaga Ketat Perbatasan di Sumatera dan Kalimantan
Cegah Penyelundupan Narkoba, Polri Jaga Ketat Perbatasan di Sumatera dan Kalimantan

Menurut Polri, dua wilayah itu menjadi pintu masuk narkoba dari luar negeri, khususnya dari wilayah Malaysia.

Baca Selengkapnya