Hujan abu terjadi di Gunung Merapi

Minggu, 15 Juli 2012 20:16 Reporter : Parwito
merapi kaliurang. merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Gunung Merapi kembali menampakkan aktivitas. Hujan abu akibat guguran lava terjadi pukul 18.15 WIB, Minggu (15/7) sore. Dua Desa di Kabupaten Klaten, terkena abu vulkanik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pos pemantau di Balerante, Klaten, dua desa yang terkena abu Merapi tersebut adalah Desa Selo dan Desa Srumbung. Hujan abu terjadi setelah ada guguran lava serta embusan asap sulfatara berdurasi selama 5 menit dengan ketinggian mencapai 500 meter,

"Guguran lava dan asap terjadi beriringan. Kami tidak dapat melihat visualnya karena kondisi puncak Merapi tertutup kabut tebal. Namun kami mendengar suara gemuruh yang merupakan gemuruh guguran lava berupa material," kata petugas pemantau Pos Balerante, Agus Sarnyata kepada merdeka.com.

Agus menyatakan, dugaan sementara guguran itu merupakan sisa erupsi tahun 2010 lalu. Jarak pos pengamatan Balerante dari puncak Merapi sekitar 5,8 kilometer arah tenggara.

"Guguran mengarah ke sisi barat lereng Merapi yang merupakan hulu Kali Senowo dan Kali Lamat," pungkasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Merapi
  2. Hujan Abu Merapi
  3. Gunung Merapi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.