H+1 Lebaran, 123 Mobil di Exit Tol Madyopuro Dilarang Masuk Kota Malang

Sabtu, 15 Mei 2021 10:02 Reporter : Darmadi Sasongko
H+1 Lebaran, 123 Mobil di Exit Tol Madyopuro Dilarang Masuk Kota Malang 123 Mobil Menuju Kota Malang Diputar Balik di Exit Tol Madyopuro. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Petugas gabungan penyekatan memutar balik 123 mobil yang akan masuk Kota Malang di hari kedua Idul Fitri 1422 H. Mobil diminta balik arah di pos penyekatan di pintu exit tol Madyopuro, Kota Malang.

"Itu dari penjagaan shift 1 yang dilakukan mulai pukul 07.00 Wib sampai 23.00 Wib oleh petugas gabungan dari unsur Pemkot, Polresta dan Kodim 0833," kata Heru Mulyono, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Sabtu (14/5).

Hari kedua Lebaran memang terjadi jumlah peningkatan kendaraan yang diputar balik dibandingkan sehari sebelumnya. Karena hari pertama, Kamis (13/5) di titik yang sama hanya 5 unit mobil yang diputar balik.

"Mungkin banyak yang mencoba-coba," kata Heru menduga.

Kota Malang melakukan penyekatan untuk kendaraan asal luar kota yang masuk di melalui pintu exit tol Madyopuro. Penyekatan diikuti pemeriksaan suhu tubuh dan rapid antigen kepada penumpang kendaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, terjadi penambahan kasus sebanyak 18 orang selama 2 (dua) hari Idul fitri. Namun bersamaan juga tercatat kesembuhan sebanyak 19 orang.

"Itu semua belum menjadi indikasi atau dampak dari liburan atau mudik lebaran. Karena itu adalah tracing atas kasus-kasus sebelumnya," ungkapnya.

Husnul juga menambahkan, data hingga Jumat (14/5) jumlah positif yang dalam pantauan untuk Kota Malang sebanyak 21 orang.

Wali Kota Malang, Sutiaji menginstruksikan untuk memonitor perkembangan hingga tingkat RT dan RW. Karena dimungkinkan adanya warga dari luar kota yang berhasil lolos memasuki kota Malang.

"Tetap saya tekankan untuk deteksi kemungkinan pendatang yang mungkin bisa lolos dari penyekatan pada pintu-pintu utama," tegasnya.

Kondisi jalanan selama 2 (dua) hari terakhir, kata Sutiaji relatif lengang dan sepintas kondisi yang masih datar (flat). Tetapi beberapa kemungkinan tetap harus diwaspadai guna memastikan tidak terjadi penyebaran saat Idul Fitri 1442 H.

"Bisa jadi warga banyak yang tidak ke mana-mana hanya di rumah saja atau bisa pula warga kota yang sempat keluar kota Malang," ungkapnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini