Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gereja Heritage di Malang Jadi Tujuan Wisatawan, Siapkan Misa Natal 8 Kali

Gereja Heritage di Malang Jadi Tujuan Wisatawan, Siapkan Misa Natal 8 Kali Gereja Heritage di Malang. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Gereja Ketedral di Jalan Idjen Kota Malang kerap menjadi tujuan para wisatawan luar daerah menjalankan ibadah misa Natal. Gereja heritage peninggalan masa penjajahan Belanda itu berkapasitas 800 orang dan memiliki jamaah sekitar 3000 orang.

Namun menyambut Natal 2019 menyiapkan misa 8 gelombang dengan kapasitas sekitar 8 ribu orang. Para jamaah termasuk di antaranya para wisatawan yang sedang berlibur di Malang Raya.

"Tidak hanya umat dari Gereja Katedral yang merayakan di sini, kadang tamu atau wisatawan yang menikmati liburan dan akhir tahun di Malang sering kali merayakan ibadahnya di sini," kata Romo Emmanuel Wahyu Widodo, Pastur Kepala Gereja Katedral Malang di Jalan Idjen Kota Malang, Senin (23/12).

Romo Emmanuel mengatakan saat ini sedang disiapkan tenda agar mampu menampung para jamaah. Tenda dipasang di kanan, kiri dan depan gereja sehingga nanti di halaman membuat layak dan nyaman bagi umat menjalankan ibadah.

"Biasanya, umat kami 3 Ribu, tapi dalam peristiwa Natal sampai 8 ribu. Selain di dalam gereja, ditambah di depan depan dan samping kanan dan kiri menampung sekitar 1500-2000. Sehingga kami mengadakan 8 kali misa," terangnya.

Misa akan digelar mulai Selasa (24/12) sebanyak 3 kali Misa Kudus yakni pukul 15.30 WIB, 19.30 WIB, 21,30 WIB. Sedangkan Rabu (25/12) digelar 5 kali misa mulai pukul 05.30 WIB, 7,30 WIB, 10.00 WIB, 16.30 WIB dan 19.30 WIB.

"Kita juga ada beberapa kategori, ada misa khusus anak-anak dan lansia. Yang anak-anak secara khusus 07.30 WIB di Gedung Widya Bakti, sementara Lansia misa khususnya pukul 10.00 WIB," jelasnya.

Romo Emmanuel mengaku telah berkoordinasi dengan pihak keamanan dari Kepolisian dan aparat daerah. Pihaknya telah menyiapkan keamanan internal yang berkoordinasi dengan pihak keamanan.

"Kebetulan di depan gereja di siapkan pos pengamanan dari kepolisian," tegasnya.Serangkaian kegiatan dan persiapan juga telah dilaksanakan selama sebulan penuh dalam masa advent menyambut Natal 2019. Secara rohani telah disiapkan dengan pertemuan pendalaman iman di lingkungan umat.

Selain itu juga digelar bakti sosial dalam pengobatan gratis, donor darah dan pembagian sembako.

Gereja Katedral atau dengan nama lengkap Gereja Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Ketedral Malang memiliki bentuk bangunan klasik. Gereja ini dibangun 1932 dan mulai digunakan 28 Oktober 1934, menjadi gereja tertua kedua di Kota Malang setelah Gereja Kayutangan.

Sejak dibangun, Gereja tersebut tidak mengalami perubahan kecuali hanya mengganti atapnya yang sebelumnya berbahan seng. Gereja tersebut telah ditetapkan sebagai bagian dari bangunan Cagar Budaya Kota Malang.

"Kita tetap menjaga keasliannya dan keunikannya, kecuali tahun 2014 pernah mengganti atapnya," tegasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP