Ganasnya Racun King Kobra Bunuh Mangsa Hitungan Menit & Tips Pertolongan Pertama
Merdeka.com - Nasib nahas menimpa Rendy Arga Yudha (18), pemuda asal Depok, Jawa Barat. Dia meninggal dunia setelah digigit ular jenis king kobra beberapa hari lalu.
Korban terkena racun dari bisa ular jenis king kobra. Racunnya menyebar ke beberapa bagian anggota tubuhnya. Berbagai upaya telah dilakukan tim medis untuk menyelamatkan korban namun takdir berkata lain. Korban meninggal dunia pada Minggu (10/11) pukul 03.35 WIB.
"Pasien tersebut meninggal dunia pada Minggu dini hari. Kami telah memberikan perawatan maksimal. Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya pasien yang kami rawat karena komplikasi gigitan ular King Cobra," kata Humas RSUI, Kinanti, Minggu (10/11).
Belajar dari apa yang dialami Rendy, tentu amat baik jika kita mengetahui cara memperlambat racun kobra menyebar ke seluruh tubuh. Berikut cara pertolongan pertama untuk mencegah penyebaran racun king kobra ke seluruh tubuh:
King Kobra Memiliki Bisa Memastikan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUlar Kobra memiliki bisa yang sangat lengkap dan mengandung neurotoxin, cardiotoxin, dan hemotoxin. Disebut lengkap lantaran semuanya dimiliki oleh King Cobra. Bisa tersebut kemudian melumpuhkan saraf-saraf dan otot-otot si korban (mangsa) dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.
Selain itu, ular kobra dapat melumpuhkan korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya. Namun tidak semua kobra dapat melakukan hal ini. Dalam menyerang lawannya, kobra bisa berdiri sepertiga dari badannya jika bersiap menyerang.
Racun Kobra Membunuh Manusia dalam Hitungan Menit
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKobra bukan tipe penyerang manusia, kecuali diserang lebih dahulu. Dia akan membalas dengan mematok bahkan mengejar siapa saja yang mengganggu tempatnya berdiam diri. Jika racun atau bisa sudah menyerang tubuh manusia, maka korban bisa meninggal dalam hitungan menit.
"Racun yang dimilikinya sangat cepat bereaksi, dalam hitungan menit akan mematikan mangsanya," ujar Tohar, salah seorang Sekretaris Rajawali Reptil Community (Retic) saat berbincang dengan merdeka.com Kamis (6/4/2017).
Apa yang harus dilakukan jika terkena racun ular kobra?
Jangan Panik dan Jangan Banyak Bergerak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comLangkah pertama yang harus diambil jika terkena serangan racun kobra adalah jangan panik dan jangan banyak bergerak. Karena panik akan menyebabkan darah mengalir lebih cepat, yang akan membuat penyebaran racun lebih cepat. Lebih baik tenangkan korban, dan buat korban berbaring.
"Padahal gigitan ular pertama harus imobilisasi, tidak boleh menggerakkan bagian tubuh yang digigit yang bisa menunda penyebaran racun," kata Pembina Sioux Indonesia regional Jawa Barat, Herlina Agustin, Minggu (21/7/2019).
Tidak Disarankan Mengikat Bagian Tubuh
Penanganan kasus gigitan ular di Indonesia ternyata masih menjadi permasalahan yang patut disoroti. Tidak sedikit pihak yang melakukan kesalahan prosedur penanganan sehingga mengakibatkan efek buruk bagi korban gigitan ular.
Banyak kalangan menganggap bisa dapat dikeluarkan dengan cara disayat atau cara lain seperti diikat dengan kencang dan berusaha menyedot racun juga tak disarankan karena racun tersebut juga bisa masuk lewat mulut adalah tindakan yang salah.
"Cara penanganan gigitan ular yang tepat adalah imobilisasi, membuat korban tidak banyak bergerak," kata Adviser WHO untuk kasus gigitan ular di Indonesia, Tri Maharani.
Selain itu banyak persepsi yang menyebutkan bisa ular yang masuk ke tubuh melalui pembuluh darah adalah salah.
"Persepsi salah adalah kita menganggap racun yang dikeluarkan ular lalu masuk tubuh manusia itu lewat pembuluh darah. Padahal disebarkan lewat kelenjar getah bening," kata Tri.
Segera ke Rumah Sakit
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUsahakan segera membawa orang yang terkena racun tersebut ke rumah sakit. Rumah sakit mempunyai obat untuk melawan racun yang telah masuk ke dalam tubuh.
Dosis antiracun yang tepat dari paramedis dapat mengurangi gejala-gejala yang dapat ditimbulkan oleh racun tersebut. Namun jika Anda jauh dari rumah sakit, bisa melakukan pertolongan pertama seperti yang dijelaskan sebelumnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya