Foto Pernikahan Richard Muljadi Beredar, Ini Kata Kajari Jaksel

Jumat, 1 Februari 2019 20:02 Reporter : Ronald
Foto Pernikahan Richard Muljadi Beredar, Ini Kata Kajari Jaksel Foto pernikahan Richard Muljadi. ©Instagram/Aidatanihaha

Merdeka.com - Richard Muljadi, terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba jenis Kokain dikabarkan telah melangsungkan pernikahan. Informasi pernikahan itu beredar di kalangan awak media lewat sebuah foto rekam layar instastory akun instagram @aidatanihaha.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Supardi menegaskan, jika hal itu benar maka pernikahan Richard bisa disebut ilegal. Sebab, kejaksaan belum memberikan izin kepada Richard untuk langsungkan pernikahan.

"Tidak ada izin, dari kita tidak ada yang mengizinkan dan tidak pernah ada permohonan apa lagi mengizinkan," tegasnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/2).

Menurutnya, Richard merupakan tahanan Kejari. Sehingga, apapun yang dilakukan Richard harus diketahui oleh pihak Kejari termasuk pernikahannya.

"Ya kalau tanggung jawab hukum jelas ke kita (Kejari). Jadi kalau mau keluar itu (surat izin) yang mengeluarkan kita, sepanjang itu secara fisik itu memang memungkinkan (secara medis)," katanya.

Dia menjelaskan, perihal izin itu adalah timbal balik antara Kejaksaan dan RSKO. Di mana seharusnya jika ingin izin, Richard ajukan ke pengadilan.

"Jadi itu timbal balik, saya tidak bisa mengeluarkan tanpa rekomendasi dia. Sebaliknya dia juga enggak bisa mengeluarkan untuk kepentingan di luar medis tanpa izin kami," tegasnya kembali.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pihaknya memang sudah mendengar adanya informasi itu. Untuk itu kejaksaan sudah mencoba mencari informasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) tempat Richard direhabilitasi.

"Kita sudah dengar infonya. Makanya tadi Kasipidum ngecek-ngecek ke sana (RSKO) pada ketakutan," pungkasnya.

Sementara itu, Humas RSKO, Sari tak bisa menjawab pertanyaan terkait beredarnya foto pernikahan Richard.

"Maaf ya mas, kalau untuk prosedur kita wawancara itu harus ada suratnya dulu ya mas, apalagi terkait pasien kita. Surat ke pak Direktur utama kita," kata Sari sambil menutup telepon. [ded]

Baca juga:
Pasok Narkotika untuk Polisi, Pasutri di Medan Diadili
BNN Ungkap Tiga Kasus Tindak Pidana Narkotika
BNN Temukan Narkoba Jenis Baru, Efeknya 5 Kali Lebih Kuat dari Pil Ekstasi Biasa
Kronologi Penyelundupan 1,4 ton Ganja Asal Aceh di Kargo Bandara Soekarno Hatta
Kurir Ganja di Bandung Terhindar Dari Hukuman Mati
Kalapas Masih Selidiki Pemilik Narkotika di Lapas Gunung Sindur

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Narkoba
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini