Fakta-fakta siswi ancam Polwan & ngaku anak Jenderal

Kamis, 7 April 2016 06:47 Reporter : Rizky Andwika, Yan Muhardiansyah
Siswi ngaku anak jenderal. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Aksi konvoi para pelajar usai mengikuti ujian nasional (UN) di Medan, Rabu (6/4) sore, diwarnai tindakan arogan dari seorang siswi. Selain melanggar aturan lalu lintas bersama temannya, dia mengancam perwira Polantas.

Tindakan arogan siswi itu terjadi di Jalan Sudirman, Medan. Saat itu, mobil Honda Brio hitam bernomor polisi BK 1428 IG melintas dengan pintu belakang terbuka ke atas. Mobil yang ditumpangi 7 siswi dengan seragam berlogo SMA Methodist I itu dihentikan seorang Polwan, Ipda Perida Panjaitan.

Polwan dan dua polantas lain menyatakan akan menindak dan membawa mobil itu ke kantor Satlantas Polresta Medan. Seorang siswi berambut panjang langsung emosi. Bukannya mengakui kesalahannya, seorang siswi justru marah dan mengaku memiliki beking. Saat itu, dia mengaku sebagai anak Jenderal Polisi.

Berikut fakta-fakta seorang siswi memarahi Polwan dan mengaku anak Jenderal:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini