Fahri Minta KPAI Tak Halangi Anak Kejar Mimpi Juara Dunia Bulutangkis

Selasa, 10 September 2019 14:04 Reporter : Merdeka
Fahri Minta KPAI Tak Halangi Anak Kejar Mimpi Juara Dunia Bulutangkis fahri hamzah. ©2018 Merdeka.com/dokumen pribadi

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah merasa aneh dengan sikap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menuduh PB Djarum melakukan eksploitasi anak. Akibat kasus itu, PB Djarum tak lagi menggelar audisi bulutangkis mulai 2020.

Fahri menilai, banyak hal yang lebih penting dilakukan oleh KPAI. Misalnya, anak-anak yang putus sekolah dan menjadi pengemis di jalanan.

"Jangan itu yang diurusin, itu yang enggak sekolah, yang di pinggir jalan, itu dong yang diurusin, KPAI ada-ada saja," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (10/9).

Fahri menyayangkan, KPAI meributkan hal yang justru menurutnya baik bagi pembibitan calon atlet.

"Saya usul yang begini enggak usah ributlah, sebab banyak masalah lain, ya kan, anak jalanan, anak yang enggak sekolah, tahu enggak itu sekarang itu angka anak Indonesia atau orang Indonesia yang tidak pernah sekolah, masih ada sekitar 2,7 persen penduduk Indonesia. Itu dulu diadvokasi, ya kan," katanya.

Inisiator Garbi itu menyebut, anak-anak senang dengan pelatihan bulutangkis. Jangan sampai, kesenangan dan prestasi anak justru dihapuskan dalam mimpinya.

"Ini orang susah happy sudah main bulutangkis. Kecuali (KPAI) kalau mau ubah kebijakan soal rokok dan tembakau, itu soal lain. Tapi ini orang sudah masuk situ, sudah mengejar mimpi jadi juara dunia, segala macam. Ada harapannya itu orang dikasih makan gizi yang baik, ya kan," tandasnya.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Adakah Unsur Eksploitasi Anak dalam Audisi Bulutangkis PB Djarum? Klik disini [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini