Erick Thohir Bawa Program Makmur ke Petani Lamongan, Ini Keuntungannya

Minggu, 10 April 2022 21:34 Reporter : Ya'cob Billiocta
Erick Thohir Bawa Program Makmur ke Petani Lamongan, Ini Keuntungannya Menteri BUMN Erick Thohir di Lamongan. Istimewa

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membawa program Makmur kepada para petani, di salah satu lumbung padi terbesar Jawa Timur, Kabupaten Lamongan.

"Kedatangan hari ini di Lamongan bersama PTPN, tak lain untuk melakukan sosialisasi Program Makmur," ujar Erick Thohir dalam Agenda Syukuran Pasca Panen Petani di Desa Besur, Lamongan, Sabtu kemarin.

Desa Besur merupakan salah satu desa yang berada di perbatasan Lamongan dan Tuban, yang dibelah aliran Sungai Bengawan Solo. Besur merupakan salah satu daerah yang menjadi lumbung padi Jatim, dengan potensi penghasilan setiap musim panen mencapai Rp 2,5 miliar.

Oleh karena itu, kedatangan Erick Thohir tersebut membawa program Makmur, yang sejauh ini telah berhasil memberdayakan 43.079 petani di seluruh Indonesia. Di Provinsi Jatim, program Makmur telah merambah 34.000 hektare lahan pertanian.

"Di Jawa Timur itu sudah ada 34.000 hektare program Makmur, dan di Lamongan ini ada 356 hektare," jelas Erick Thohir.

Dengan adanya program tersebut, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf 2019 ini yakin, para petani akan lebih terbantu, lantaran mendapatkan pendampingan menyeluruh dan berkelanjutan. Baik itu memberikan kemudahan dalam akses permodalan, agro input seperti pupuk, benih, pestisida, kawalan teknologi budidaya, jaminan offtaker, hingga asuransi bila terjadi gagal panen.

"Kita coba ingin menawarkan mereka agar masuk program Makmur, yang Insya Allah program Makmur setelah enam bulan ini sudah terlihat hasilnya," terang Erick Thohir.

Kedatangan Erick Thohir ke Desa Besur merupakan menjadi upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Di mana Desa Besur memiliki fasilitas lengkap yang dapat mendukung pertanian, seperti saluran irigasi, kandang sapi komunal, Rice Milling Unit (RMU), Warla (Warung Lamongan) dan Sekolah Lapang.

Baca juga:
Kementerian BUMN Ajak Petani Karo Manfaatkan Program Makmur
Gerindra Sikapi Kenaikan Harga Pangan: Manfaatkan Petani Lokal, Jangan Impor
Kawanan Monyet di Gunungkidul Serang Kebun Kacang Warga, Ini Penampakannya
Sukoharjo dapat Penghargaan dari MURI, Ini Sederet Prestasinya
BMKG Sebut Petani dan Nelayan Kelompok Paling Terdampak Fenomena Perubahan Iklim
Baru 30 Persen Petani Melek Teknologi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini