Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat Remaja Masjid di Kebumen Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan

Empat Remaja Masjid di Kebumen Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Empat remaja masjid Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Pandan Kuning Petanahan, Minggu (16/12) pagi.

Para korban yang terseret ombak yakni Tri Wahyudi (25), Saiful Arifin (23), Didik (20) dan Wawan (18). Kesemuanya adalah warga Grujugan.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Suparno menjelaskan, para korban datang ke pantai bersama sembilan wisawatan yang juga Remaja Masjid Desa Grujugan. Saat itu, korban bernama Wawan (18) mengajak rombongan mandi ke sebelah barat. Tidak lama kemudian Wawan terseret ombak.

"Kawan-kawannya mencoba menolong, namun tidak berhasil. Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB," kata Suparno, Minggu (16/12).

Celakanya, Tri Wahyudi (25), Saiful Arifin (23), Didik (20) yang berupaya menolong Wawan malah ikut terseret ombak. Keempatnya sampai saat ini masih belum ditemukan.

"Kami masih mengumpulkan informasi di lapangan. Sedangkan untuk tim SAR gabungan sudah mulai bergerak menyisir sekitar lokasi hilangnya korban," jelas AKP Suparno.

Atas kejadian ini, Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede mengimbau kepada masyarakat yang akan berwisata ke pantai selatan untuk tidak mandi atau terlalu dekat dengan air.

"Ombak pantai selatan cukup besar. Kami imbau warga masyarakat untuk tidak terlalu ke selatan, ataupun mandi. Sangat berbahaya. Sudah banyak memakan korban," tutupnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP