Dugaan Suap Anggota DPRD Riau, Polisi Panggil Ketua KPPS

Rabu, 10 Juli 2019 23:43 Reporter : Abdullah Sani
Dugaan Suap Anggota DPRD Riau, Polisi Panggil Ketua KPPS Pemungutan Suara Ulang di TPS 064 Rawamangun. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru memeriksa seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) inisial Is. Dia diduga menerima suap dari seorang anggota DPRD Riau, NJ yang kembali maju saat Pemilihan Legislatif April 2019 lalu.

"Iya sudah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Sudah dipanggil ketua KPPS yang diduga sebagai penerima gratifikasi (dari NJ), ini masih dugaan ya," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam Rabu (10/7).

NJ diketahui merupakan DPRD Riau terpilih, dengan nama lengkap Noviwaldi Jusman, dari partai Demokrat. Dugaan suap tersebut dilakukan pada Pemilu lalu.

Awal menyebutkan, Is memang sudah datang saat dipanggil penyidik. Namun tidak membawa Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua KPPS, maka pemeriksaan ditunda.

"Dia (Is) tidak membawa SK sebagai ketua KPPS. Jadi kita minta bawa SK dulu baru bisa diperiksa," tegas Awal.

Awal belum menjurus pada pemeriksaan terhadap NJ yang diduga sebagai pemberi. Pihaknya masih fokus memeriksa terlapor, dalam hal ini Ketua KPPS.

"Besok dia (Is) kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan," tutup Awaluddin.

Is merupakan Ketua KPPS Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh. Dalam kasus ini, dia sudah diputus KPU Kota Pekanbaru pada 26 Juni 2019, karena terbukti melanggar kode etik sebagai penyelenggara Pemilu. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2019
  2. Politik Uang
  3. Pekanbaru
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini