Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dorong Peningkatan Infrastruktur FKTP, BPJS Kesehatan Gandeng Bank BPD Bali

Dorong Peningkatan Infrastruktur FKTP, BPJS Kesehatan Gandeng Bank BPD Bali Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama BPJS Kesehatan dengan Bank BPD Bali. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - BPJS Kesehatan resmi menjalin sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dalam mengimplementasikan skema pembiayaan Supply Infrastructure Financing (SIF). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan, skema pembiayaan inovatif bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sudah bermitra dengan BPJS Kesehatan tersebut, diharapkan mampu mendorong performa layanan FKTP melalui peningkatan infrastrukturnya.

"Peningkatan mutu layanan tidak hanya dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan peserta JKN, namun juga untuk fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melibatkan pihak perbankan melalui SIF dalam menyediakan kemudahan pembiayaan guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana FKTP," ujar Ghufron dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank BPD Bali di Kantor BPJS Kesehatan Pusat, Selasa (16/08).

Skema pengajuan SIF bisa dilakukan oleh FKTP kepada Bank BPD Bali. BPJS Kesehatan akan memberikan konfirmasi data kepada Bank BPD Bali terkait nama FKTP, jangka waktu perjanjian kerja sama/masa kontrak FKTP dan jumlah peserta JKN yang terdaftar di FKTP tersebut. Kemudian Bank BPD Bali akan memberikan analisa kelayakan terhadap kredit produktif ini. Kerja sama ini juga diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah dalam pemberian fasilitas kredit produktif bagi FKTP.

Selain SIF, ruang lingkup kerja sama BPJS Kesehatan dengan Bank BPD Bali lainnya adalah pemanfaatan autodebit untuk pembayaran iuran peserta JKN, kerja sama layanan perbankan lainnya, termasuk kerja sama pengelolaan aset.

"Kami mengapresiasi Bank BPD Bali yang telah menyediakan layanan jasa perbankan untuk pembiayaan bagi FKTP. Semoga kehadiran skema pembiayaan SIF ini dapat dimanfaatkan FKTP sebaik-baiknya untuk mendukung operasional, sehingga pelayanan kepada peserta JKN semakin baik. Ke depannya, diharapkan makin banyak bank yang dapat meluncurkan layanan SIF, terutama bank-bank di daerah, sehingga FKTP dapat lebih leluasa dalam memilih kerja sama dengan perbankan," ucap Ghufron.

Pada kesempatan yang sama, Bank BPD Bali juga menyampaikan komitmen keikutsertaannya dalam Program Inovasi Pendanaan Masyarakat Peduli JKN (PIPMPJ) yang ditujukan bagi masyarakat fakir, miskin, dhuafa yang terdaftar sebagai peserta JKN kelas 3 dan memiliki tunggakan iuran.

"Pemerintah Provinsi Bali sangat memperhatikan program jaminan sosial. Bali merupakan daerah pertama yang mencapai Universal Health Coverage (UHC) 95% dalam rangka memberikan jaminan sosial kesehatan. Kami juga siap mendukung keberlangsungan Program JKN melalui partisipasi dalam PIPMPJ BPJS Kesehatan," kata Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma.

Sebagai informasi, acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan. Arief Witjaksono Juwono Putro, dan Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP