Divonis Bersalah, 5 Terpidana Pelanggaran Pemilu di Inhu Belum Dieksekusi

Selasa, 9 Juli 2019 15:05 Reporter : Abdullah Sani
Divonis Bersalah, 5 Terpidana Pelanggaran Pemilu di Inhu Belum Dieksekusi Ilustrasi Sidang. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima terpidana perkara pelanggaran pemilihan umum (Pemilu) di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau hingga kini masih menghirup udara bebas. Meski telah divonis bersalah, kelimanya masih belum dieksekusi untuk penahanan.

Humas Pengadilan Negeri Rengat, Imannuel MP Siraid MH mengatakan, dari enam terdakwa, lima telah diputus dan satu di antaranya mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Kelima terdakwa yang telah inkracht tersebut yakni Ridwan dan Randa selaku anggota PPK Rengat, Doni Rinaldi anggota DPRD Indragiri Hulu, Masnur angota Panwascam Rengat dan Tabroni terpidana politik uang.

Sementara seorang pesakitan lainnya atas nama Sovia Warman masih melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi setempat. "Kenapa belum dieksekusi, silakan tanya ke jaksa," ujar Imannuel, Selasa (9/7).

Kasi Intelijen Kejari Inhu Bambang Saputra membenarkan kelima terdakwa yang sudah divonis belum dieksekusi.

"Untuk kelima terpidana kita lakukan panggilan dulu karena sesuai prosedur dipanggil dulu baru dieksekusi. Apabila tiga kali panggilan tidak menghadiri baru upaya paksa. Sampai saat ini kelima orang tersebut masih kooperatif dan bersedia untuk dieksekusi," kata Bambang.

Majelis hakim memberikan putusan ringan terhadap kelima terpidana dengan kurungan penjara 2 bulan dengan subsider 1 bulan jika membayar denda Rp 8 juta. Untuk terdakwa Sovia Warman majelis hakim PN Rengat menjatuhkan vonis 4 bulan kurungan penjara denda Rp 8 juta dengan subsider 1 bulan.

Pada putusan 2 Juli 2018 lalu, majelis hakim PN Rengat memberikan waktu tiga hari untuk terdakwa dan JPU apakah menerima putusan atau ajukan banding. Namun di antara kelima terdakwa hanya Sovia Warman ajukan banding.

Baca juga:false
Sidang Sengketa Pemilu, Caleg Gerindra Minta Rekan Separtainya Didiskualifikasi
Sidang Perdana PHPU Legislatif 2019
KPU Sebut Papua Provinsi dengan Gugatan Pileg Terbanyak
KPU Siap Buka-bukaan Persoalan di Lapangan Saat Sidang Sengketa Pileg
MK Mulai Gelar Sidang Pendahuluan PHPU Legislatif
Suara Golkar Merosot, KMPG Desak DPD DKI Gelar Musdalub Ganti Rizal Mallarangeng [cob]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini