Dituduh partai pendukung teroris, Gerindra polisikan 11 akun medsos

Selasa, 15 Mei 2018 19:49 Reporter : Ronald
Partai Gerindra polisikan 11 akun medsos. ©2018 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Partai Gerindra melaporkan 11 akun media sosial ke polisi dengan nomor laporan LP/B/640/V/2018/Bareskrim tanggal 15 Mei 2018. Gerindra tak terima dituding sebagai partai pendukung teroris.

"Partai yang punya nilai kebangsaan dituduh mendukung terorisme, come on, kita tahu Pak Prabowo itu siapa," ujar Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman di lokasi, Selasa (15/5).

Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah orang pertama yang melawan aksi teroris. Salah satunya adalah pembebasan sandera di Papua.

"Pembebasan sandera di Papua, yang mimpin Pak Prabowo. Dia juga sampai saat ini tetap bersikap sebagai prajurit, tentara, tentu nilai patriotisme enggak pernah pudar," tegasnya.

Dia melanjutkan, di dalam anggaran dasar partai Gerindra secara tegas menyatakan bahwa landasan partai adalah Pancasila. Oleh karena itu, tak ada sikap atau tindakan partai yang menyimpang dari Pancasila.

"Apalagi mendukung terorisme dan radikalisme. Itu jauh sekali. Makanya itu pencemaran nama baik," tegasnya.

Dalam akun itu, lanjutnya, kesebelas akun-akun tersebut telah mencoreng nama baik Partai Gerindra yang sudah dibangun selama ini.

"Tuduhan itu bisa menimbulkan kebencian golongan masyarakat kepada kami Partai Gerindra. Ini berbahaya," pungkas Habiburokhman.

Dalam laporan itu, ada beberapa pemilik akun yang dilaporkan, yakni pemilik akun Facebook dengan nama KataKita, Lambe Nyinyir, Teras Hosang, Nyoman Suanda Santra, Amrit Punjambi, Yusuf Muhammad, Sudirman Kadir, Herlina Batur-Batur, Helmy Rijaalul Ghod, dan Derek Manangka.

Sementara satu akun lainnya yakni yakni akun Twitter dengan nama akun @vaiyo (#JakartaBerduka).

Kesebelas akun dilaporkan diancam melanggar Pasal 27 UU ITE terkait pencemaran nama baik di media sosial dan Pasal 28 UU ITE terkait dengan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini