Ditjen Polpum Kemendgari Gelar Forum Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara

Rabu, 18 September 2019 11:15 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Ditjen Polpum Kemendgari Gelar Forum Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara Forum Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktorat jenderal politik dan pemerintahan umum (Ditjen Polpum) kemendagri melalui direktorat bina ideologi, karakter dan wawasan kebangsaan mengadakan forum dialog peningkatan kesadaran bela negara bertempat di Rattan Inn Hotel, Banjarmasin, Rabu (18/9). Mengangkat tema Revolusi Mental Memperkuat Kesadaran Bela Negara untuk Indonesia Maju.

"Acara ini saya pandang sebagai forum yang tepat. Mengingat kegiatan ini tentunya sangat erat kaitannya dengan masalah penegakan kedaulatan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Ketiga Tahun 2019 yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Selatan," ujar Sesditjen Polpum, Didi Sudiana dalam sambutannya.

Untuk memperkokoh NKRI diperlukan kesadaran bela negara yang pada hakikatnya merupakan pola sikap dan perilaku yang dijiwai kecintaannya kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara menghayati dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, sehingga memiliki keyakinan akan hak, kewajiban serta tanggung jawabnya sebagai warga negara yang rela berkorban untuk membela bangsa dan negara demi eksistensinya.

Hal ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk oleh setiap warga negara dengan tidak membedakan asal usul yang berdasarkan suku, ras, agama, keturunan, dan daerah, tetapi yang terpenting adalah pengabdian setiap warga negara sesuai dengan kemampuan dalam bidang profesi masing-masing .

Dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2011 tentang Pedoman Peningkatan Kesadaran Bela Negara di Daerah. Permendagri ini diharapkan bisa menjadi acuan dan dasar dalam upaya mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan program peningkatan kesadaran bela negara di daerah serta berpartisipasi untuk berperan dalam upaya peningkatan dan menumbuhkan kesadaran bela negara setiap warga negara, tambah didi

Didi menekankan, melihat keadaan bangsa saat dengan semakin maraknya konflik dam ancaman yang bisa memecah belah NKRI, kita harus sadar bahwa bangsa Indonesia lahir sebagai bangsa yang heterogen maka dari itu terlepas dari segala perbedaan yang ada kita harus tetap saling menghormati menghargai serta tentunya menjaga persatuan dan kesatuan .

Masih dalam kesempatan yang sama kasubdit bela negara Arnela Siberro menyampaikan Penyelenggaraan sosialisasi tersebut dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Bela Negara Tahun 2018-2019. Tujuannya untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta meningkatkan kesadaran bela negara dan jiwa nasionalisme .

"Generasi muda sebagai generasi penerus hendaknya belajar dengan tekun dan penuh semangat untuk memperdalam iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketekunan belajar tersebut akan berhasil mewujudkan generasi yang cerdas, beriman, bermoral, berwawasan luas, dan terampil untuk membangun Bangsa dan Negara di masa datang," pungkasnya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemendagri
  2. Banjarmasin
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini