Dirut RSUP Persahabatan Sebut Tim Medis Meninggal Bukan Rawat Pasien Corona
Merdeka.com - Direktur Utama (Dirut) RSUP Persahabatan Rita Rogayah mengatakan meninggalnya tim medis akibat Virus Corona atau Covid-19 bukan karena usai merawat pasien Corona. Namun, mereka yang meninggal dunia dikarenakan kurangnya perhatian akan keselamatan dan keamanan.
"Mereka bukan merawat pasien Covid ya, mereka itu bukan merawat, mereka itu praktik mungkin kurang perhatian mungkin pasien-pasiennya ada yang Covid. Jadi kebetulan mereka bukan merawat Covid. Bukan merawat ya," katanya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/4).
Oleh karena itu, kini seluruh tim medis baik yang menangani langsung maupun tak langsung diwajibkan mengikuti protokol dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).
"Makanya sekarang tenaga kesehatan walaupun bukan di rumah sakit rujukan Covid mereka Harus hati-hati. Jadi jangan di rumah sakit rujukan saja pakai APD, yang lain harus hati-hati, semua, (sopir, satpam dll) pokoknya semua, sekarang kan rumah sakit sudah hati-hati," sarannya.
Peran Penting Petugas Screening
Selain itu, lanjut Rita, peran terpenting adalah yang bertugas adalah petugas screening. Petugas screening adalah yang menyaring pasien positif maupun masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Mereka sekarang sudah pakai screening, screening Itu harus hati-hati, karena dia berhadapan dengan orang ini Covid atau bukan," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya