Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Din Syamsuddin khawatir konflik Qatar hambat jemaah haji dan umrah

Din Syamsuddin khawatir konflik Qatar hambat jemaah haji dan umrah

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin mengatakan, kisruh yang terjadi di Timur Tengah yang disebabkan ketegangan antara Saudi Arabia, Mesir, UAE, Kuwait terhadap Qatar akan menghambat negara Islam untuk beribadah ke Tanah Suci.

"Jelas ketegangan apalagi mengarah pada konflik akan menghambat negara Islam sedunia untuk beribadah ke tanah suci. Itukan ada di Saudi Arabia ini yang seyogyanya yang harus dipertimbangkan oleh Raja Salman," katanya di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (7/5).

Dia menambahkan, jika konflik ini terus dibiarkan akan menimbulkan perang saudara. Din mengaku khawatir nantinya akan membuat jemaah haji atau umroh tidak bisa ke Tanah Suci.

"Kalau sampai ibadah haji tidak terlaksana tahun ini karena banyak jemaah dari banyak negara tidak bisa masuk ke negara itu karena perang. Ini sebuah aib besar, yaitu sempat dalam sejarah Islam telah tidak tertunaikan ibadah haji karena ada perang sesama muslim. Dan yang terlibat raja Arab Saudi yang menurut saya ini aib besar," tegasnya.

Bukan hanya itu saja, ketegangan antara Arab Saudi dengan Qatar akan sedikit mempengaruhi perekonomian dunia terlebih akan mempengaruhi harga minyak dunia.

Din Syamsuddin mengatakan saat ini terdapat kurang lebih 3.000 professional Indonesia yang bekerja disektor Gas di Qatar akan berdampak dengan PKH besar-besar jika konflik ini tidak cepat diselesaikan.

"Kebetulan di kawasan itu banyak energi Qatar itu penghasil gas terbesar dunia dan kalau ini terjadi 3.000 professional Indonesia yang bekerja disektor gas Qatar ya saya kira akan kena dampak, terpaksa harus pulang itu PHK dengan sendirinya karena situasinya perang padahal mereka itu sudah menempati posisi manager bahkan direktur," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP