Diklaim Mengurangi Kendaraan 30%, Ganjil Genap di Tol Bandung Dilanjutkan Pekan Ini
Merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung dan jajaran Polrestabes Bandung melanjutkan kebijakan ganjil genap di pintu tol pada pekan depan. Selama aturan tersebut berjalan, ribuan kendaraan diminta putar balik dan diklaim berhasil menekan mobilitas kendaraan yang melintas dari luar Kota Bandung.
Diketahui, aturan itu berlaku pada Jumat hingga Minggu pekan lalu di Tol Pasteur, Gerbang Tol Pasirkoja, Gerbang Tol Moh. Toha, Gerbang Tol Kopo, dan Tol Buah Batu.
Selama tiga hari, berdasarkan catatan pihak kepolisian, ada 4.274 kendaraan yang diputarbalik karena tidak memenuhi syarat. Dari total jumlah itu, kendaraan yang diputarbalik pada Sabtu jumlahnya paling banyak, yakni 2.391 kendaraan.
"Penurunan volume (kendaraan yang melintas) hampir 30 persen dibanding hari yang sama sebelum penerapan ganjil genap," ucap Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP M Rano Hadianto, Senin (6/9).
"(Aturan ganjil genap) dilanjut minggu depan,” ia melanjutkan.
Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menyebut pelaksanaan ganjil genap menyatakan efektif menekan mobilitas kendaraan yang berada dari luar Kota Bandung. Hanya saja, ia mengakui efektivitas aturan tersebut belum berlaku dalam menekan mobilitas kendaraan di wilayah aglomerasi Bandung Raya.
Dia mencontohkan, salah satu kendala adalah wilayah aglomerasi, seperti daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung, seperti Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Banyak kendaraan yang masuk dan membuat jalanan cukup padat.
"Algomerasi tidak efektif dari Kabupaten Bandung, Bandung Barat masih ada yang berkeliaran di Kota Bandung apalagi di Dago dan Lembang," ujar dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya