Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga Hina Gubernur Riau, Suporter Sepak Bola PSPS Pekanbaru Dipolisikan

Diduga Hina Gubernur Riau, Suporter Sepak Bola PSPS Pekanbaru Dipolisikan Kepala Sub Ligitasi Biro Hukum Pemprov Riau, Yan Dharmadi. ©2019 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Seorang suporter sepak bola PSPS Pekanbaru, Dolly San David diadukan ke Polda Riau oleh Pemerintah Provinsi Riau. Pelaporan itu setelah Dolly selaku koordinator Curva Nord, itu diduga memprovokasi suporter lain untuk meneriakkan yel-yel nama Gubernur Riau Syamsuar dengan sebutan salah satu nama binatang.

Kepala Sub Ligitasi Biro Hukum Pemprov Riau, Yan Dharmadi mengatakan, pengaduan tersebut berdasarkan pasal 315 kitab Undang-undang hukum pidana (KUHP) tentang penghinaan ringan.

"Dalam video yang beredar, sejumlah suporter PSPS yang mengatasnamakan diri Curva Nord meneriakkan yel-yel tersebut di depan polisi di Stadion Kaharuddin Nassution Rumbai, Pekanbaru," kata Yan, Selasa (25/6).

Menurut Yan, hal pertama yang menjadi objek pengaduan tindak pidana penghinaan terhadap Gubernur Riau yaitu ucapan penghinaan yang diduga dilakukan Dolly selaku perwakilan dari kelompok suporter PSPS Pekanbaru. Ketika itu, saat pertandingan PSPS Riau melawan PSMS Medan pada Sabtu, 22 Juni 2019 di stadion Kaharudin Nasution.

Kedua, kalimat yang tidak baik dan tidak etis tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana penghinaan kepada gubernur Riau selaku kepala daerah Provinsi Riau.

"Penghinaan terhadap Pak Gubernur Syamsuar di dalam tautan melalui video YouTube yang sudah tersebar, dilampirkan sebagai alat bukti untuk pemenuhan pasal 315 KUHP tentang penghinaan ringan. Kami mengharapkan pengaduan ini untuk dapat ditindaklanjuti," kata Yan.

Sebelum melaporkan, Yan mengaku telah berkoordinasi dengan Syamsuar. Menurutnya, jika ada ucapan minta maaf dari pihak yang diadukan, Yan menyerahkan itu sepenuhnya ke pimpinannya.

"Setelah kita adukan, nantinya ditingkatkan menjadi laporan. Setelah itu dibuat BAP-nya. Pengaduan ini atas nama Pemprov Riau melalui Biro Hukum," kata dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Bawaslu Pastikan Jerat Pidana Paslon Ucapkan Hinaan, TKN: Sama Sekali Tak Singgung Pak Prabowo
Bawaslu Pastikan Jerat Pidana Paslon Ucapkan Hinaan, TKN: Sama Sekali Tak Singgung Pak Prabowo

Ancaman pidana itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu)

Baca Selengkapnya
Kasus Penodaan Agama, Panji Gumilang Divonis Satu Tahun Penjara
Kasus Penodaan Agama, Panji Gumilang Divonis Satu Tahun Penjara

Majelis Hakim juga menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalani oleh Panji Gumilang bakal dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Baca Selengkapnya
Pakar Nilai DPD RI Bentuk Pansus Kecurangan Pemilu Tak Memiliki Landasan Hukum, Ini Dalilnya
Pakar Nilai DPD RI Bentuk Pansus Kecurangan Pemilu Tak Memiliki Landasan Hukum, Ini Dalilnya

Rullyandi menilai, persetujuan pembentukan pansus oleh anggota dan pimpinan DPD RI ini pun melanggar UU MD3.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sepak Terjang Iwan Toket, Curi Emas hingga Ditembak Polisi
Sepak Terjang Iwan Toket, Curi Emas hingga Ditembak Polisi

Petugas mengamankan barang bukti linggis serta besi ulir yang digunakan pelaku saat menjebol rumah korban.

Baca Selengkapnya
Mengintip Sepak Terjang Sindikat Penjualan Hewan Dilindungi yang Ditangkap di Garut
Mengintip Sepak Terjang Sindikat Penjualan Hewan Dilindungi yang Ditangkap di Garut

Hewan dilindungi yang ditemukan Owa Siamang jantan warna hitam, Kucing Kuwuk, anak Musang ekor putih, dan anak burung Kekep Babi.

Baca Selengkapnya
Dipecat dari Polisi, Pemuda Ini jadi Pengedar Sabu di Riau Berujung Ditangkap BNN
Dipecat dari Polisi, Pemuda Ini jadi Pengedar Sabu di Riau Berujung Ditangkap BNN

FF ditangkap di sebuah kos-kosan di Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi.

Baca Selengkapnya
Terbukti Lakukan Kecurangan Pemilu, 7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Divonis 4 Bulan Penjara
Terbukti Lakukan Kecurangan Pemilu, 7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Divonis 4 Bulan Penjara

Mereka diyakini melanggar dan turut serta melakukan pidana Pemilu dalam Pasal 544 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca Selengkapnya
Selain Divonis 6 Tahun Penjara, Hasbi Hasan Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp3,8 Miliar
Selain Divonis 6 Tahun Penjara, Hasbi Hasan Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp3,8 Miliar

Hakim mengatakan uang pengganti tersebut harus dibayar Hasbi Hasan paling lama setelah satu bulan usai putusan memiliki kekuatan hukum tetap.

Baca Selengkapnya
Jaksa Agung Rangkul dan Genggam Tangan Kapolri Usai Isu Jampidsus Dikuntit Densus 88, Beri Pesan Begini
Jaksa Agung Rangkul dan Genggam Tangan Kapolri Usai Isu Jampidsus Dikuntit Densus 88, Beri Pesan Begini

Berikut momen Jaksa Agung rangkul dan genggam tangan Kapolri usai isu Jampidsus dikuntit Densus 88.

Baca Selengkapnya