Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga dendam, Sangkut tusuk tetangga hingga tewas

Diduga dendam, Sangkut tusuk tetangga hingga tewas Sangkut. ©2017 Merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Diduga menaruh dendam lama, Sangkut (26) nekat menghabisi tetangganya sendiri, Mulyadi (46). Korban tewas dengan banyak luka tusukan di sekujur tubuhnya dan usus terburai.

Beberapa jam usai kejadian, pelaku diringkus dalam pelariannya di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (9/1).

Peristiwa itu bermula saat korban naik tangga rumahnya di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (8/1) malam. Tiba-tiba pelaku menusukkan sebilah pisau dari arah belakang.

Kaget, korban melompati tangga dan berusaha menyelamatkan diri. Sial, buruh bangunan itu berhasil dikejar dan menjadi bulan-bulanan tersangka dengan membabi buta.

Akibat kejadian itu, korban tewas saat baru tiba di rumah sakit dengan luka tusuk di dengkul, kaki kiri dan kanan, paha kanan, dada kanan, dan dua luka tusuk di perut hingga ususnya terburai. Lalu, tersangka kabur.

Menurut warga, kejadiannya begitu cepat sehingga tidak diketahui persis. Warga hanya melihat korban telah terkapar bersimbah darah tak jauh dari rumahnya dan dibawa ke rumah sakit dengan harapan dapat diselamatkan.

"Kami tidak begitu tahu persis kejadiannya. Kami curiga ada yang teriak, pas dilihat dia (korban) sudah terkapar, banyak luka," ungkap saksi, Angga (25), Senin (9/1).

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah barang bukti, seperti sandal milik korban dan sebilah pisau milik tersangka. Hal itu membuat polisi mudah melakukan penyelidikan dan pendekatan dengan keluarga tersangka.

"Tersangka telah kita ringkus hari ini, dia berusaha kabur di Sungai Buaya," ujar Maruly.

Dugaan sementara, kata Maruly, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi dendam lama. Namun, dugaan ini akan didalami terkait masalah yang dihadapi antara korban dan tersangka.

"Motifnya diduga dendam. Sekarang masih diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP