Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di tengah status awas Gunung Agung, Bali jadi lokasi turnamen Rugby internasional

Di tengah status awas Gunung Agung, Bali jadi lokasi turnamen Rugby internasional Bali jadi lokasi turnamen Rugby internasional. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Untuk kedua kalinya Bali dipilih menjadi lokasi ajang turnamen Rugby bertaraf internasional. Kali ini dengan menggandeng LPM Kuta, Bali Rugby Festival 2017 diikuti oleh 36 tim dari 10 negara.

Turnamen ini rencananya akan digelar selama dua hari mulai sore ini, di Gelora Samudra, Kuta.

"Even ini merupakan kegiatan olahraga persahabatan yang dihadiri oleh pemain Rugby baik yang ada di Bali ataupun negara lain sebagai partisipan," ujar Ketua LPM Kuta, I Gusti Agung Made Agung, di lapangan Samudra Kuta, Bali, Sabtu (14/10).

Dia mengatakan kegiatan ini bisa dikatakan sebagai 'Sport Tourism' artinya kegiatan yang bisa mendatangkan wisatawan melalui olahraga. Terlebih di tengah kondisi gunung Agung saat ini yang masih berstatus awas.

"Dari 10 negara yang kita undang, ada 15 tim yang mendaftar dan telah tiba untuk turnamen ini. Artinya, mereka sangat antusias datang ke Bali dalam kondisi apapun yang ada termasuk soal setatus gunung Agung saat ini," ungkapnya.

Dia juga meyakinkan bahwa dari ajang Rugby ini, Kuta telah mendatangkan lebih dari 1.000 wisatawan yang terlibat dalam ajang ini.

"Bayangkan dari satu tim Rugby ada sekitar 15 orang, jumlah tersebut dikalikan dua termasuk dalam team official. Belum lagi dari masing-masing mereka membawa keluarga atau kerabat. Karena olahraga ini meskipun baru tetapi sudah mulai booming. Dari sinilah kita coba kembali promosikan Bali sebagai daerah tujuan wisata terbaik," ungkap Gung De Gung begitu kerap disapa.

Dipilihnya Bali, atau tepatnya Kuta sebagai tempat digelarnya pertandingan ini bukan tanpa sebab. Kuta dianggap sebagai pusat dari seluruh aktivitas pariwisata.

"Jalur ke Kuta ataupun dari Kuta lebih mudah, apalagi dekat dengan bandara di samping juga tempat wisata dan bisnis," katanya.

Dijelaskan pula di Indonesia saat ini sudah ada beberapa daerah yang bisa dibilang olahraga rugby sudah mulai berkembang pesat, di antaranya Bali, Papua dan Jakarta.

Menariknya, dari even ini hasil donasi akan disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan, terutama untuk operasional tim pantau dan pengungsi Gunung Agung.

"Jadi kegiatan ini bukan hanya mencari kesehatan dan kesenangan, namun juga ada sisi sosialnya," tutupnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP