Deolipa Singgung Kode Etik dan Sindir Pengacara Baru Bharada E

Sabtu, 13 Agustus 2022 22:20 Reporter : Nur Fauziah
Deolipa Singgung Kode Etik dan Sindir Pengacara Baru Bharada E Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara. ©2022 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Pengacara Deolipa Yumara bakal melaporkan pengacara baru Bharada E ke Perhimpunan Advokat Indonesia atau Peradi. Menurut dia, hal ini penting karena berkaitan dengan kode etik pengacara. Sebelumnya, Deolipa ditugaskan sebagai pengacara Bharada E namun saat ini telah digantikan oleh Ronny Talapesy.

"Pengacara yang baik ketika dia menggantikan pengacara yang lain, dia harus tanya dulu kepada pengacara yang terdahulu. Ini kode etik pengacara ya," kata Deolipa, Sabtu (13/8).

Ketika disinggung apakah tahu berapa nominal fee yang didapat pengacara baru Bharada E, Deolipa mengaku tak tahu menahu. Menurutnya, pengacara yang baik adalah datang kepada pengacara sebelumnya untuk menyampaikan hal yang ia ambil alih dari sebuah kasus.

"Gini ya, ini kan kita tiba-tiba dicabut sama klien, itu pengacara yang baik akan nanya, bang apa sih persoalnnya bisa dicabut, itu dia. Tapi kalau saya ngundurin diri, enggak perlu pengacara yang baru menanyakan hal itu ke saya, bebas orang ngundurin diri kok, lepas," ucapnya.

Ditegaskan, dalam kasus ini seharusnya Ronny membuka komunikasi pada dirinya. "Pengacara yang baru ini harusnya nanya ke saya, itu kode etik profesi. Makanya saya akan sampaikan juga kepada profesi pengacara, coret jadi pengacara," tegasnya.

Deolipa menuturkan, dirinya enggan disebut sebagai mantan pengacara Bharada E. Menurutnya, dia masih berstatus pengacara Bharada E meski dia tidak bisa berbicara banyak tentang kasus penembakan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. "Saya tetap pengacara Bharada e dalam posisi status quo," ungkapnya.

Menurutnya, surat pencabutan kuasa atas dirinya itu cacat formal. Sehingga dirinya merasa tetap jadi pengacara nonaktif Bharada E. Bahkan Deolipa menduga tanda tangan di surat pencabutan kuasa bukan ditandatangan oleh Bharada E. Deolipa pun akan menggugat surat pencabutan kuasa yang diduga cacat formal.

"Saya mengajukan uji materil dan formil terhadap surat pencopotan kuasa," ujarnya.

Gugatan tersebut akan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (15/8). Ada sejumlah pihak yang digugat Deolipa tapi sayangnya tidak dirinci siapa saja yang dimaksud. "Tergugatnya A, B, C, D, E, F dan G," pungkasnya. [cob]

Baca juga:
Mantan Pengacara Bharada E Minta Fee Rp15 Triliun: Lima Hari Kerja enggak Tidur
Deolipa Mengaku Dicopot sebagai Kuasa Hukum Bharada E karena Terlalu Vokal
Deolipa akan Bongkar Fakta Kasus Bharada E lewat 13 Lagu, Ada Judul Nyanyian Kode
Potret Kebersamaan Deolipa Yumara Pengacara Bharada E dengan Angel Lelga & Feni Rose
Gaya Asyik Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Berambut Gondrong yang Juga Vokalis
Mengenal Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Bongkar Banyak Fakta Bikin Mahfud Kagum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini