Demo harga BBM, massa HTI di Yogyakarta dorong angkot ke DPRD
Merdeka.com - Massa aksi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yogyakarta kembali berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang ditetapkan Pemerintahan Jokowi. Berbeda dari demonstrasi yang sering digelar HTI, kali ini mereka menyisipkan aksi teatrikal ketika berjalan kaki dari Jalan Sudirman menuju kantor DPRD Yogyakarta di Malioboro sepanjang 2 km.
Massa aksi dalam demonstrasi tersebut mendorong angkot dan menuntun puluhan sepeda motor ke DPRD Yogyakarta. Angkot berwarna kuning dengan plat AB 1719 tersebut didorong oleh sekitar lima orang mahasiswa, anggota HTI sepanjang 2 km. Akibatnya, baju mahasiswa HTI basah kuyup karena keringat yang bercucuran.
Koordinator Aksi Aji Pratomo, mengatakan aksi teatrikal ini hanyalah sindiran pada pemerintahan Jokowi-JK yang menaikkan harga BBM tanpa memerhatikan nasib rakyat kecil seperti sopir angkot.
"Masyarakat kecil seperti sopir angkot ini dan tukang ojek pasti merasakan dampaknya. Kami sengaja mendorong angkot dan motor sebagai ungkapan keprihatinan tersebut," ujarnya, Jumat (21/11) ditemui di lokasi aksi.
Sepanjang aksi, mereka juga membagikan selebaran pada masyarakat yang berisi tentang kesalahan Jokowi dalam mengelola kebijakan Migas. Salah satunya adalah sistem liberalisme yang diusung Jokowi dalam menentukan dan mengelola bahan bakar di Indonesia.
"Jokowi memihak liberalisme dengan berpihak pada pihak asing. Kami meminta pemerintah membatalkan kebijakan tersebut," kata Aji.
Aksi massa ini mengundang perhatian dari sejumlah pengguna jalan. Mereka simpatik karena aksi HTI tidak memakai kekerasan seperti demonstrasi yang beberapa kali terjadi di Yogyakarta. "Bagus lah damai, meski jalan jadi macet yang penting masih aman," kata Wardi, salah seorang pengendara.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya