Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Delapan Satwa Lindung Dilepas ke SM Dangku Musi Banyuasin

Delapan Satwa Lindung Dilepas ke SM Dangku Musi Banyuasin Pelepasan hewan lindung di suaka margasatwa Musi Banyuasin. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak delapan ekor satwa dilindungi dilepasliarkan di Suaka Margasatwa (SM) Dangku Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Satwa-satwa tersebut berasal dari serahan masyarakat satu tahun terakhir.

Kedelapan satwa itu terdiri dari empat owa siamang, dua beruang madu, serta binturong dan kucing hutan masing-masing satu ekor. Pelepasliaran dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Rabu (29/6).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Konservasi SDA Sumsel Yusmono mengungkapkan, SM Dangku dipilih karena merupakan habitat asli satwa-satwa tersebut. Di situ juga ada harimau Sumatera, tapir dan beragam jenis burung asli Sumatera.

"SM Dangku memang menjadi tempat asli mereka hidup, keanekaragaman hayati ada di sana," ungkap Yusmono, Kamis (30/6).

Sebelum dilepasliarkan, delapan satwa itu terlebih dahulu menjalani rehabilitasi di Resor Konservasi Wilayah IV Palembang. Tujuannya untuk mengembalikan insting bertahan hidup di alam bebas.

"Kita berharap di habitatnya bisa berkembang biak dan populasinya bertambah," ujarnya.

Dia menjelaskan, satwa jenis owa siamang saat ini nyaris punah. Hal itu disebabkan perburuan liar lantaran banyaknya permintaan di pasar gelap.

"Perburuan liar menjadi momok bagi satwa dilindungi, padahal jelas ancamannya pidana. Bagi yang memelihara hewan-hewan dilindungi segera menyerahkan sebelum diproses secara hukum," tegasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP