Delapan Ribu Persikmania Hadiri Doa Bersama untuk Tragedi Kanjuruhan

Jumat, 7 Oktober 2022 06:12 Reporter : Imam Mubarok
Delapan Ribu Persikmania Hadiri Doa Bersama untuk Tragedi Kanjuruhan Doa bersama di Stadion Brawijaya Kediri. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Suasana haru dan penuh kedamaian tersaji di stadion Brawijaya Kediri, Kamis (6/10) malam, dalam acara Doa Bersama untuk Tragedi Kanjuruhan. Acara doa bersama ini digelar oleh Aliansi Suporter Persik bersama dengan manajemen Persik Kediri, Polres Kediri Kota, Pemkot Kediri serta Athletes For Good (AFG).

Sekitar delapan ribu orang hadir, larut dan khusyuk melantunkan doa bagi para korban jiwa dan juga korban yang saat ini masih dirawat usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10) lalu.

"Ini merupakan malam ketujuh dari tragedi Kanjuruhan, mari kita panjatkan doa untuk saudara kita di Malang, semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," kata Reza Ahmad Zaid, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, yang juga memimpin tahlil di acara ini.

Kapolresta Kediri Kota AKBP Wahyudi bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan berterima kasih kepada Aliansi Suporter Persik, manajemen Persik Kediri serta seluruh pihak yang sudah menggagas acara.

"Sangat menyejukkan dan membawa semangat perdamaian," kata Wahyudi.

Tidak hanya itu, Pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves juga menyebut apa yang terjadi di stadion Brawijaya Kediri sangat membuatnya haru.

"Tanpa melihat rivalitas dan apa yang sudah terjadi sebelumnya, semua yang datang tadi duduk bersama, menundukkan doa bagi para korban di Malang. Sepak bola memang bukan hanya urusan di lapangan hijau, namun juga soal kemanusiaan dan malam ini di Kediri kita semua telah melihat itu," ungkap pelatih asal Portugal ini.

Sebagai salah satu pendukung acara doa bersama ini, AFG melalui penggagasnya Arthur Irawan juga menuturkan bahwa solidaritas harus terus dijaga utamanya dalam olahraga sepak bola ini.

"Saya bahagia melihat apa yang sudah ditunjukkan oleh semua elemen yang hadir malam ini. AFG tentunya akan terus mendukung dan ikut andil dalam kegiatan yang bertujuan untuk membantu sesama, seperti acara doa ini. Spirit solidaritas terhadap sesama adalah sesuatu yang tidak ternilai," ujar kapten tim Persik Kediri sekaligus penggagas AFG, Arthur Irawan.

Usai pembacaan doa, acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sikap perdamaian serta menyanyikan lagu Sampai Jumpa serta ditutup oleh anthem Persik Kediri. [cob]

Baca juga:
Merekonstruksi Pergerakan Aremania Hingga Berakhir di 'Pintu Maut' Stadion Kanjuruhan
Kapolri: Mayoritas Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Akibat Asfiksia
Tragedi Kanjuruhan: Pintu Stadion Tidak Dibuka Sepenuhnya, Penjaga Tak di Tempat
Analisis Washington Post: Tindakan Polisi Berujung Kematian Massal di Kanjuruhan
Kapolri: PT LIB Gunakan Verifikasi Stadion Kanjuruhan Tahun 2020
Menpora Pastikan Audit Stadion Tidak Dibebankan Pada Klub Sepakbola, Tugas Kemen PUPR
Kapolri: 11 Personel Tembak Gas Air Mata ke Tribun & Lapangan Stadion Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini