Datangi Rumah Korban Kerusuhan, Mensos Akan Beri Rehabilitasi Sosial untuk Keluarga Ojol
Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus kepada korban kerusuhan, khususnya di Kota Makassar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi rumah duka ojek online (ojol) korban kerusuhan di Makassar, Rusdamdiansyah, Jumat (5/9). Mensos juga menyalurkan santunan kepada keluarga korban kerusuhan
Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus kepada korban kerusuhan, khususnya di Kota Makassar. Ia mengatakan kerusuhan menyebabkan korban dari warga maupun kepolisian.
"Kita tahu bahwa Presiden memiliki atensi yang luar biasa terhadap para korban, baik dari masyarakat maupun dari petugas. Ini menjadi bagian dari perhatian kita bersama, baik dari pemerintah (pusat), daerah provinsi, kabupaten, maupun kota," ujarnya kepada wartawan.
Gus Ipul juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal akibat kerusuhan. Gus Ipul juga menyerahkan santunan dan bantuan jaminan sosial kepada keluarga korban kerusuhan di Makassar.
"Dalam perlindungan dan jaminan sosial itu ada macam-macam, di antaranya advokasi di bidang hukum maupun di bidang sosial. Itu menjadi bagian dari perlindungan dan jaminan sosial. Kalau memang keluarga memerlukan bantuan hukum, kita siap memberikan dukungan pembiayaan," kata mantan Wali Kota Pasuruan ini.
Sementara untuk korban luka, Gus Ipul juga memastikan biaya pengobatan dijamin oleh pemerintah. Tak hanya itu, Kementerian Sosial juga melakukan rehabilitasi sosial ke korban luka.
"Jika memang diperlukan rehab bagi korban yang luka-luka akan mendapatkan rehabilitasi, tentu ada dua yaitu rehab medis maupun rehabilitasi sosial. Rehabilitasi sosial ini untuk memulihkan fungsi-fungsi sosialnya sehingga mereka bisa bekerja kembali dengan baik," tuturnya.
Setelah menjamin rehabilitas sosial, Kemensos akan melakukan penguatan sosial. Penguatan sosial dilakukan pemberdayaan.
"Pemberdayaan ini bisa macam-macam. Tapi ada tiga hal yang akan dititik beratkan yakni meningkatkan kembali keterampilannya, diperkuat aset, dan yang ketiga aksesnya. Ketiganya itu akan diperkuat kembali," tegas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.