Dari 630 eks napiter, baru 325 mengikuti program deradikalisasi

Sabtu, 26 Mei 2018 08:01 Reporter : Yan Muhardiansyah
Dari 630 eks napiter, baru 325 mengikuti program deradikalisasi Komjen Suhardi Alius. ©merdeka.com

Merdeka.com - Saat ini terdapat 630 mantan narapidana teroris (napiter) di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, baru 325 orang yang mengikuti program deradikalisasi.

"Dari 630 mantan napiter yang keluar, hanya 325 yang sudah ikut program itu," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius di Medan, Jumat (25/5) malam.

Sebagian di antara mantan napiter itu tidak diketahui lagi alamatnya. Suhardi berharap, semua pihak, termasuk mantan napiter, membantu mencari tahu keberadaan mereka sehingga semuanya dapat menjalani program deradikalisasi.

Menurut Suhardi, tidak ada mantan napiter yang telah menjalani deradikalisasi mengulangi perbuatannya. "Secara kualitas dan statistik kita berhasil 100 persen pada ‎program deradikalisasi," tuturnya.

Sementara Direktur Deradikalisasi BNPT Prof Irfan Idris menyatakan pihaknya tengah menjalankan program pembinaan terhadap sejumlah mantan napiter dan napiter di Sumatera Utara. Lima di antara napiter itu yang mendekam di sejumlah penjara di daerah ini.

"Satu orang di Lapas Labuhan Ruku, satu orang di Binjai, satu orang di Siantar, satu orang di Panyabungan, dan satu orang di Lapas Perempuan Kelas II Tanjung Gusta. Mereka kita kategorikan pada level 2 dan level 3," jelas Irfan. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini