Curi Data e-Banking Lewat SIM Card, 2 Pelaku Bobol Kartu Kredit Hingga Rp1 Miliar

Jumat, 9 Agustus 2019 17:57 Reporter : Ronald
Curi Data e-Banking Lewat SIM Card, 2 Pelaku Bobol Kartu Kredit Hingga Rp1 Miliar Polisi Tangkap Pencuri Bersenpi. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pria bernama Riandi dan Davis atas kasus pembobol kartu kredit yang terhubung dengan aplikasi internet banking. Dari kasus ini, seorang korban mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar lebih.

"Berawal dari laporan masyarakat yang mempunyai tabungan di salah satu bank dan merasa tabungannya berkurang. Padahal dia merasa tidak melakukan transaksi apapun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8).

Argo mengatakan, kasus pembobolan itu berawal dari kartu SIM milik korban yang terhubung dengan internet banking telah lama mati. Namun, korban harus mengalami kerugian hingga total tersebut.

Argo menjelaskan, tersangka berusaha membobol internet banking milik korban dengan cara mengaktifkan kembali kartu SIM tersebut. Namun, Argo tak menjelaskan secara rinci langkah-langkah tersangka untuk mengaktifkan kembali kartu SIM tersebut.

"Dia berupaya untuk mengaktifkan kartu yang sudah mati itu sehingga internet banking yang sudah mati itu akhirnya hidup kembali dengan atas nama korban. Pelaku pun menggunakan (kartu kredit) untuk pembelian online, menggunakan kartu kredit milik korban untuk transaksi belanja online," beber Argo.

Dalam kasus ini, Riandi adalah mencari data nasabah yang menjadi target pembobolannya. Sementara, Davis sebagai pembuat rekening baru untuk menampung hasil pembobolan rekening dan kartu kredit.

"Kita akhirnya tahu keberadaan mereka di Palembang, Sumatera Selatan, akhirnya kita tangkap pada 7 Agustus. Saat ditangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan menggunakan senjata api rakitan, punya pistol rakitan, dan berupaya menembak petugas. Kita lakukan negosiasi untuk menangkapnya," pungkas Argo.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 362 Tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini