Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem, Sejumlah Kabupaten di Sulsel Terendam Banjir

Cuaca Ekstrem, Sejumlah Kabupaten di Sulsel Terendam Banjir Banjir di Kabupaten Wajo. ©BPBD Sulsel

Merdeka.com - Sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjang banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam dua hari terakhir. Setidaknya lima kabupaten yakni Luwu, Luwu Utara, Bone, Wajo, dan Soppeng melaporkan wilayahnya terendam banjir.

Kepala Seksi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Andi Wahid mengatakan sejumlah kabupaten terendam banjir akibat intensitas hujan dalam dua hari terakhir cukup tinggi. Wahid mengaku dirinya baru mendapatkan laporan dari tiga kabupaten tentang wilayah yang terendam banjir.

"Baru tiga kabupaten yang kami terima datanya, yakni Wajo, Bone, dan Soppeng," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/8).

Di Kabupaten Wajo, ada delapan daerah terendam banjir yakni Kelurahan Maddukelleng, Desa Inalipue dan Pajalele Kecamatan Tanasitolo, Desa Sakkoli Kecamatan Sajoanging, Kampung Tarumpakkae Desa Liu Kecamatan Majauleng, Desa Alausalo Kecamatan Gilireng, Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua,

"Kecamatan Keera dan Pammana. Banjir menyebabkan satu rumah hanyut di Desa Inalipue," ungkapnya.

Selain bencana banjir, dua kelurahan di Wajo yakni Maddukeleng dan Siengkang terjadi tanah longsong. Belum ada laporan apakah ada korban jiwa.

Sementara di Kabupaten Bone, kata dia, sejumlah daerah seperti Desa Kampoti Kecamatan Dua Boccoe, Kelurahan Macope Kecamatan Awangpone, Kelurahan Pompanua Kecamatan Ajangale. Banjir di Kabupaten Bone dan Wajo dipicu meluapnya anak Sungai Walennae.

Senada disampaikan Kepala BPBD Bone, Dray Vibrianto. Ia mengaku meluapnya Sungai Walennae menyebabkan sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Wajo terendam banjir.

"Jalan poros yang menghubungkan Bone-Wajo tergenang. Sejumlah besar pemukiman warga yang ada di dekat aliran Sungai Walennae terendam banjir," kata dia.

Dray menambahkan, banjir memang sudah surut. Namun, hujan masih terus mengguyur, dikhawatirkan air kembali akan meluap.

Sementara itu, Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi mengaku telah mengirimkan tim ke Kabupaten Bone dan Wajo untuk membantu melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Sejumlah logistik dikerahkan untuk membantu warga.

"Pagi tadi kami menerima laporan sejumlah wilayah tergenang banjir dengan ketinggian cukup tinggi di Wajo. Saya langsung mengerahkan personel dari Bone untuk menuju lokasi dan membantu evakuasi", jelas Djunaidi.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP