Cerita mata sipit & kulit putih orang Palembang

Sabtu, 6 Februari 2016 09:03 Reporter : Irwanto
Cerita mata sipit & kulit putih orang Palembang Etnis China di masa lampau. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Palembang dikenal luas memiliki ciri fisik seperti orang China yang bermata sipit dan berkulit putih. Ciri khas tersebut ternyata berkesesuaian dengan kisah pada zaman dahulu.

Sejarawan dan budayawan Ali Hanafiah menjelaskan, pada awalnya orang-orang China yang masuk ke Palembang berdiam di Sungai Musi dengan membangun rumah rakit. Kemudian, Sultan Mahmud Badaruddin I yang memimpin Kesultanan Palembang Darussalam antara 1724-1757, menikahi putri kerajaan China dan memiliki anak keturunan.

Pernikahan sang sultan itu diikuti para bangsawan kesultanan lain sehingga menyebar ke masyarakat biasa. Perkawinan berbeda suku dan ras tersebut membuat fisik anak keturunannya mirip etnis Tionghoa.

"Kalau dibilang orang Palembang itu kebanyakan sipit dan putih, wajar. Karena hasil perkawinan sultan dan putri Tionghoa," ungkap Ali, Jumat (5/2).

Sejarah lain menyebutkan, perkawinan antara warga pribumi dan Tionghoa itu sudah ada sejak kedatangan Panglima Perang Chengho yang diutus penguasa China datang ke Palembang pada tahun 1407.

Lamanya berada di Palembang membuat prajurit Chengho menikah dengan wanita-wanita pribumi. Tujuannya juga untuk menyebarkan agama Islam di Bumi Sriwijaya.

Meski tidak diketahui jumlah keturunan Tionghoa yang kini berdiam di Palembang, namun Ali menyebutkan keberadaan mereka cukup dominan. Seperti di daerah-daerah lain, mayoritas berprofesi sebagai pedagang.

"Karena tidak ada gesekan ras dan agama, membuat keturunan Tionghoa betah di Palembang sampai sekarang," pungkas pria asal Palembang asli itu. [hhw]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini